Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Gunung Soputan (http://botol-adventure.blogspot.com/)
Dream - Status Gunung Soputan di Minahasa Tenggara, Sulawesi Utara, dinaikkan dari Waspada (level 2) menjadi Siaga (level 3) sejak Jumat kemarin. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi mencatat terjadi peningkatan aktivitas kegempaan gunung tersebut.
“ Kenaikan ini didasarkan pada pengamatan visual terhadap Gunung Soputan yang teramati asap berwarna putih tipis–sedang, tinggi berkisar 50 - 200 meter,” kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho, Sabtu 27 Desember 2014.
Sutopo mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aktivitas di dalam radius 6,5 kilometer dari puncak Gunung Soputan. Meski demikian, BNPB menyatakan belum perlu melakukan pengungsian, sebab penduduk terdekat berada pada berjarak 8 kilometer dari puncak.
Dengan dinaikkannya status Gunung Soputan, berarti kini ada 6 gunung yang berstatus Siaga. Selain Soputan, lima gunung lainnya yang berstatus Siaga adalah Gamalama, Slamet, Sinabung, Karangetang, dan Lokon. Kenaikan status gunung ini tidak terjadi secara bersamaan tetapi tergantung pada aktivitas gunung masing-masing.
“ Status Siaga artinya gunung sedang bergerak ke arah letusan, adanya peningkatan intensif seismik, dan semua data menunjukkan aktivitas segera berlanjut ke letusan atau menuju pada keadaan yang dapat menimbulkan bencana,” papar Sutopo.
Sementara itu, 14 gunung berstatus Waspada. Gunung-gunung yang berstatus ini adalah Raung, Sangeangapi, Rokatenda, Ibu, Lewotobi Perempuan, Gamkonora, Papandayan, Bromo, Semeru, Talang, Anak Krakatau, Marapi, Dukono, dan Kerinci. “ Arti status Waspada adalah ada kenaikan aktivitas seismic dan kejadian vulkanik lainnya di atas level normal,” tambah dia.
Sutopo meminta warga meningkatkan kesiapsiagaan dan mematuhi rekomendasi pemerintah. Dia meminta warga tidak beraktivitas di dalam radius yang telah ditetapkan PVMBG. “ Masyarakat yang akan merayakan tahun baru 2015 dengan mendaki gunung, hendaknya menaati larangan,” ujar Sutopo.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya