Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Sebuah kedai mie di Anyang, Henan, Tiongkok, memberikan layanan makan gratis bagi para lansia. Bukan hanya sehari, layanan itu telah dijalankan selama tujuh tahun.
Setiap kali pelanggan berusia 70 tahun ke kedai itu, si pemilik bernama Wang Xiaojun meluangkan waktu membuat mie lebih tipis dan memasaknya lebih lama.
Dia ingin memastikan mienya bisa dimakan oleh para pelanggan lansianya. Semua karena pengalaman yang dialami Wang saat dia masih menjadi tentara.
Selama 12 tahun bertugas di bagian barat Provinsi Qinghai, para penduduk lansia selalu membantu Wang meski mereka punya kesibukan sendiri.
" Saya katakan pada diri saya sendiri ketika saya dapat kesempatan, saya akan bantu mereka," kata Wang.
© Dream
Dream - Sekarang, setiap hari Wang selalu menyajikan 10 mangkuk untuk pelanggan tetap lansianya. Pada hari-hari sibuk, Wang memasak 20 sampai 30 mangkuk.
Seorang nenek memuji Wang atas kebaikan dan kepeduliannya kepada pelanggan lansia, meski dia kadang heran dengan pria itu dalam menjalankan bisnisnya.
Nenek itu berpikir seharusnya Wang cukup memberikan diskon tanpa harus menggratiskan dagangannya.
Tapi bagi wang, ini bukan soal uang.
" Setiap orang akan menua suatu hari nanti, sementara kita yang masih muda, harus membantu mereka yang sudah jompo," kata Wang, mengajak kaum muda agar menghormati orangtua mereka.
(ism, Sumber: Shanghaiist)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya