Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Sumber Foto: Metro.co.uk
Dream - Seorang pria Inggris awalnya mengira dirinya menderita kanker paru-paru setelah mengalami batuk-batuk disertai dengan darah.
Pria yang tak disebutkan identitasnya itu kemudian dilarikan ke rumah sakit untuk menjalani serangkaian pemeriksaan laboratorium.
Namun hasil foto rontgen memperlihatkan temuan yang lebih mengejutkan. Sebuah benda plastik berbentuk kerucut berukuran kecil ditemukan terjepit di paru-paru pria berusia 47 tahun itu.
Ternyata dia secara tidak sengaja menelan benda kecil mirip bidak permainan ular tangga itu sekitar 40 tahun yang lalu.
Menurut laman AsiaOne.com, sebagaimana dikutip Dream, Rabu 27 September 2017, pria tersebut mengaku tidak merasakan apa-apa hingga saat dia mengalami batuk-batuk seperti sekarang ini.
© Dream
Kisah ini diawali ketika pria itu merasa tidak sehat dan kemudian pergi ke seorang dokter di Royal Preston Hospital di Lancashire.
Pria yang bekerja sebagai tukang itu awalnya diduga menderita kanker saat dokter menemukan benda aneh di paru-parunya.

Laporan tersebut menambahkan bahwa dokter menganggap kasus pria itu sebagai misteri medis, karena dia tidak menunjukkan gejala apa pun setelah menelan benda dalam waktu yang sangat lama.
"Sepengetahuan kami, ini adalah kasus pertama benda asing berada dalam tubuh manusia dan tidak diketahui selama 40 tahun," kata dokter tersebut.
© Dream
Para ahli menduga bahwa pria itu tampak baik-baik saja selama empat dekade karena usianya yang masih belia saat pertama kali dia menelan mainan tersebut.
Mereka menambahkan akibatnya saluran pernapasannya beradaptasi dengan bentuk benda plastik tersebut.
Tidak disebutkan apakah pria itu menyadari bahwa dia kehilangan mainan saat berusia 7 tahun.
"Empat bulan setelah pengangkatan mainan kerucut itu, batuknya hampir seluruhnya sembuh dan sinar-X dada hanya menunjukkan konsolidasi residu kecil," kata dokter yang menangani pasien tersebut.
Advertisement

Indonesia Pangkas Ekspor Gas ke Singapura, Apa Penyebabnya? Bukan Sekadar Soal Pasokan Energi

Benarkah Otot Bisa Berubah Menjadi Lemak Jika Berhenti Olahraga? Ini Penjelasan Ahli

Pawang Hujan Bisa Mendatangkan atau Mengusir Hujan? Ini Jawaban Sains


Prancis dan Italia Diguncang Demo Besar-besaran, Apa yang Membuat Warga Turun ke Jalan?

Ramai Isu Putus Kabel RI–Singapura: Kenapa Internet Dunia Belum Bisa Pindah ke Satelit?

Anak Terlihat Dewasa dan Selalu Mengalah? Waspadai Parentifikasi yang Bisa Berdampak hingga Dewasa