Airlangga Hartarto Dipanggil ke Istana: Siap Bantu Jokowi

Reporter : Ahmad Baiquni
Senin, 21 Oktober 2019 15:30
Airlangga Hartarto Dipanggil ke Istana: Siap Bantu Jokowi
Airlangga menyatakan kesiapan mendukung Jokowi.

Dream - Menteri Perindustrian sekaligus Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto, juga datang ke Istana Negara. Dia termasuk salah satu nama yang memenuhi panggilan Presiden Joko Widodo.

" Kami insyaallah menyatakan siap untuk mendukung Pak Presiden (Jokowi) dan Pak Ma'ruf Amin (Wapres), siap sampai 2024," ujar Erlangga di Istana Negara, Senin 21 Oktober 2019.

Menurut Airlangga, tidak hanya dirinya yang menyatakan siap mendukung Jokowi, namun juga Partai Golkar. Dia mengakui ada sejumlah kader Golkar yang dipanggil Jokowi.

" Kader Golkar insyaallah ada yang dipanggil dan ada yang tidak dipanggil," kata dia.

Tapi, Airlangga enggan menyebut posisi apa yang akan ditempati. Dia menyerahkan keputusan sepenuhnya kepada Jokowi. " Saya kira menyerahkan sepenuhnya kepada Pak Presiden," kata dia.

1 dari 5 halaman

Bantu Jokowi, Erick Thohir Bakal Duduki Menteri Bidang Ekonomi

Dream - Bos Mahaka Group, Erick Thohir, bakal masuk dalam daftar menteri pembantu Presiden Joko Widodo. Dia akan menduduki salah satu kursi menteri di bidang ekonomi.

" Saya rasa lebih banyak di ekonomi, (pastinya) saya enggak tahu lebih banyak di ekonomi," ujar Erick di Istana Negara, Jakarta, Senin 21 Oktober 2019.

Erick sempat berbincang dengan Jokowi membahas visi pemerintahan ke depan. Dalam pembicaraan itu, kata Erick, Jokowi menyampaikan pikirannya yang positif untuk rakyat.

" Dengan rendah hati, background saya swasta seperti juga Nadiem dan Wishnutama, ini bagian tugas negara yang saya rasa tidak pernah terpikirkan, tetapi intinya bagaimana beliau menyampaikan visinya, kita-kita semua wajib lah membantu," kata Erick.

Meski demikian, Erick mengakui menduduki kursi menteri bukanlah momen yang disambut dengan euforia. Sebaliknya, dia menilai jabatan tersebut merupakan amanah yang cukup berat dijalankan.

" Apalagi beliau juga tidak sungkan-sungkan, semua calon menteri harus menandatangani pakta integritas," ucap dia.

Dia juga mengakui ada keharusan untuk melepas jabatan ketika nantinya duduk di kursi menteri. Ini untuk mencegah adanya konflik kepentingan.

" Sudah pasti dengan jabatan seperti ini tidak boleh conflict of interest, memang cukup berat buat saya," kata dia.

Lebih lanjut, Erick mengatakan posisi pastinya akan diumumkan oleh Jokowi. Keputusan akan diambil setelah Jokowi selesai berdialog dengan sejumlah calon menteri.

" Kalau beliau (Jokowi) sudah berencana, tentu harus bersedia," ucap Erick.

2 dari 5 halaman

Siap Bantu Jokowi, Wishnutama Bakal Mundur dari Bisnis Media

Dream - Bos Net TV, Wishnutama, menerima tawaran Presiden Joko Widodo untuk menjadi menteri di Kabinet Kerja jilid dua.

" Saya diminta membantu beliau," ujar Wishnutama di Istana Negara, Senin 21 Oktober 2019.

Tetapi, Wishnutama tidak menyebutkan jabatan menteri yang akan diamanahkan kepadanya. Dia memberikan kata kunci, yaitu berkaitan dengan kemampuannya selama ini.

" Tentu akan diumumkan nanti oleh Bapak Presiden langsung, kira-kira di bidang kemampuan saya," lanjut Wishnutama.

Kanrena tawaran ini, dia bakal melepas jabatannya di sejumlah perusahaan media karena ada ketentuan yang mengharuskannya mundur dari segala jabatan jika menjabat sebagai menteri.

" Kalau enggak salah, di aturannya harus mengundurkan diri," kata dia.

Wishnutama mengaku, selama ini tidak punya cita-cita menjadi menteri. Namun demi pemerintahan, dia bersedia menerima tawaran dari Jokowi.

Wisnutama juga tak punya pengalaman duduk di pemerintahan. Meski begitu, bukan berarti dia tidak bisa bekerja.

" Yang penting kan semangatnya dulu. Kita lihat saja nanti, yang penting optimis ya, masak orang enggak optimis," ucap Wishnutama.

3 dari 5 halaman

Nadiem Makarim Mundur dari Gojek Usai Dipanggil Jokowi

Dream - Nadiem Makarim menjadi salah satu yang memenuhi panggilan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Bos Gojek itu diajak berbicara mengenai susunan menteri kabinet baru Jokowi.

Nadiem mengaku mendapat tawaran dari Jokowi untuk menjadi menteri. Nadiem pun menyatakan bersedia menerima tawaran tersebut.

" Sudah dikasih tahu dan saya menerima," ujar Nadiem, dikutip dari Liputan6.com, Senin 21 Oktober 2019.

Nadiem tenar sebagai bos perusahaan aplikasi transportasi online, Gojek. Terkait posisinya di Gojek, Nadiem memutuskan mundur dari jajaran pemimpin perusahaan tersebut.

" Per hari ini, posisi saya di Gojek sudah mundur dan tidak ada kewenangan sama sekali di Gojek," kata dia.

Terkait posisi menteri apa yang akan dia pegang, Nadiem enggan memberikan keterangan. Dia mengaku tidak punya kewenangan mengenai hal ini.

" Saya belum boleh bicara mengenai itu (menteri). Itu hak prerogratif Presiden," ucap dia.

(Sah, Sumber: Liputan6.com/Agustin Setyo Wardani)

4 dari 5 halaman

Wishnutama dan Erick Thohir Turut Dipanggil Jokowi

Dream - Bos Net TV, Wishnutama, terlihat mendatangi Istana Negara pada Senin, 21 Oktober 2019. Wisnutama tiba mengenakan kemeja putih lengan panjang.

Wishnutama merupakan orang keempat yang dipanggil Presiden Joko Widodo. Sebelumnya, ada Mantan Ketua MK Mahfud MD, Bupati Minahasa Selatan Christiany Eugenia Paruntu, serta bos Gojek, Nadiem Makarim.

Tetapi, Wisnhutama enggan memberikan keterangan jelas mengenai alasan pemanggilan dirinya oleh Jokowi. Dia mengaku tidak tahu apa tujuan Jokowi.

" Tadi malam (ditelepon), belum tahu (bicara apa)," ujar Wishnutama di Istana Negara, Senin 21 Oktober 2019.

Terkait susunan kabinet, Wishnutama mengatakan belum ada pembicaraan mengenai hal itu. Dia juga tidak mau memberikan keterangan mengenai kesiapan jika diminta menjadi menteri.

" Saya nggak mau berandai-andai karena belum tahu, ya belum tahu disuruh siap," kata dia.

Beberapa saat setelah kedatangan Wishnutama, pengusaha Erick Thohir juga muncul di Istana. Mantan ketua tim kampanye pasangan Jokowi-Maruf Amien dalam Pilpres 2019 lalu terlihat mengenakan kemeja putih.

Sayangnya, dia tidak memberikan keterangan apapun. Dia hanya tersenyum dan langsung menuju Istana.(Sah)

5 dari 5 halaman

Kapolri Tito Karnavian Dipanggil Jokowi, Kursi Menteri Apa?

Dream - Kapolri Jenderal Tito Karnavian, hari ini datang ke Istana Negara. Tito memenuhi panggilan Presiden Joko Widodo.

Tito memasuki kompleks Istana Negara sekitar pukul 12.10 WIB. Dia didampingi beberapa pejabat Polri, salah satunya Kadiv Humas Polri, Irjen M Iqbal.

Tito menjadi orang keenam yang dipanggil Jokowi hari ini. Tetapi, penampilan Tito berbeda dengan lima orang sebelumnya.

Tito mengenakan Pakaian Dinas Lapangan (PDL). Sementara mereka yang datang sebelumnya mengenakan kemeja putih.

Tidak diketahui apa maksud pemanggilan Tito. Tetapi, hari ini memang Jokowi tengah mengundang sejumlah orang untuk membicarakan susunan kabinet.

Sebelum Tito, lima orang yang sudah memenuhi panggilan Jokowi adalah Mantan Ketua MK Mahfud MD, Bupati Minahasa Selatan Christiany Eugenia Paruntu, Bos Gojek Nadiem Makarim, Bos Net TV Wishnutama, dan Bos Mahaka Group Erick Thohir.

Beri Komentar
Representasi Feminisme Versi Barli Asmara