Belajar dari SBY, Begini Cara Ubah Janji Kampanye Menjadi Program Nyata Pemerintahan
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Aksi Aries Susanti Rahayu (Foto: IFSC/Forrest Liu)
Rahayu mengalahkan atlet asal Rusia. Dalam waktu 7,51 detik memanjat dinding setinggi 15 meter.
Dream - Aksi atlet panjat tebing Aries Susanti Rahayu menjadi buah bibir warganet. Dalam Waktu 7,51 detik Rahayu mampu memanjat rintangan setinggi 15 meter.
Kecepatannya mencapai puncak itu berhasil mengantarkan Rahayu meraih emas untuk nomor speed Internasional Federation of Sport Climbing (IFSC) World Cup di Chongqing, China. Rahayu mengalahkan atlet Rusia Elena Timofeeva.
Atlet panjat tebing asal Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah itu menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang meraih emas.
Dikutip dari Liputan6.com, atlet panjat tebing Aspar Jaelolo menyumbang medali perak. Berbeda nasib dengan koleganya, Aspar sejatinya mampu meraih emas jika saja tak terpeleset ketika menyentuh puncak.
Kesalahan itu dimanfaatkan Dmitrii Timofeev dari Rusia yang mencatatkan waktu 5,76 detik, berbading dengan waktu Aspar 6,80 detik.
Adapun wakil Indonesia lainnya, Puji Lestari hanya mampu mempersembahkan perunggu. Dia gagal mengalahkan atlet Rusia Anna Tsysannova.
Torehan cemerlang para atlet di IFSC World Cup itu mendapat apresiasi dari Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi. Dia berharap para atlet panjat tebing Indonesia dapat mempertahankan prestasinya di ajang Asian Games 2018 dan perlombaan bergengsi lainnya.
"Jangan cepat berpuas diri, raihlah prestasi dan emas-emas berikutnya demi kejayaan olahraga Indonesia. Saya yakin panjat tebing akan menjadi salah satu cabang olahraga yang mengangkat martabat bangsa ini di dunia," kata Imam.
(Sah)