Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Andi Sukma Anggota DPRD Kabupaten Luwu Utara, Dan Dua Istrinya (Foto: Pojoksatu.id)
Dream - Ada kisah menarik dalam pelantikan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) periode 2019-2024 Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan. Salah satu anggota Dewan yang dilantik ditemani oleh ketiga istrina.
Adalah Andi Sukma, legislator yang membawa tiga istri tersebut. Ketiga istri politisi Hanura asal Malangke itu terlihat mengenakan busana yang berbeda.
Salah satu istri memakai kebaya dengan renda bunga warna pink. Istri lainnya bergaya kasual tapi rapi. Lengkap dengan hijab.
Di sela-sela pelantikan, mantan Wakil Ketua II DPRD Luwu Utara itu menyempatkan foto bareng istri-istrinya. Salah satu istrinya bertindak sebagai fotografer.
Ini bukan kali pertama Andi Sukma duduk di kursi Dewan. Menurut dia, pada pelantikan periode pertamanya sebagai anggota DPRD Luwu Utara, panitia pelantikan kelabakan karena dia membawa lebih dari satu istri.
Saat itu, panitia hanya menyiapkan 35 kursi untuk istri anggota dewan. Jelas saja kursi yang disiapkan tak cukup karena Andi Sukma membawa lebih dari satu istri.
Dia mengaku sudah empat kali menikah, namun, satu sudah pisah. Menurut Andi, istri banyak membuatnya kembali terpilih di pileg Luwu Utara.
Legislator Partai Hanura sudah tiga kali terpilih menjadi anggota dewan. Bahkan dua kali menjadi pimpinan dewan.
”Semua istri saya berasal dari suku berbeda. Mereka adalah anak tokoh masyarakat,” kata dia.
Sumber: Pojoksatu.id
Dream - Anggota DPRD Kota Bekasi periode 2019-2024, Ibnu Hajar Tanjung, viral di media sosial. Kader Partai Gerindra tersebut muncul di kamera sedang tidur saat acara pelantikan di gedung DPRD Kota Bekasi, Senin, 26 Agustus 2019.
Dari foto Radar Bekasi, yang diunggah ulang di Instagram bekasi_24_jam, Ibnu tampak mendongakkan kepala. Mulutnya terbuka dan matanya terpejam.
" Pak ayo bangun bukan mimpi jadi anggota dewan tapi nyata," tulis seorang warganet.
" Bangun oi, bangun, filmnya udah kelar," kata warganet lain.
Dilaporkan Merdeka.com, Ibnu tak mempermasalahkan fotonya yang sedang tertidur beredar di media sosial. Dia menyebut memang kurang tidur.
" Biarin saja, memang kurang tidur semalam. Persiapan (pelantikan) di depan rumah juga ada tasyakuran," kata Ibnu.
Pria yang sudah mencalonkan diri sebagai caleg sebanyak tiga kali ini menyebut, siap menjalankan amanah rakyat. Dia mengatakan, akan melakukan tiga fungsi kedewanan, legislasi, budgeting, dan kontrol atas kebijakan pemerintah.
" (Terpilih) ini kan berkat dari perjuangan, dan amanah dari masyarakat. Tentu saya akan memperjuangkan aspirasi di dapil saya, di Rawalumbu, Mustikajaya, dan Bantargebang," kata dia.
Hari ini sebanyak 50 Anggota DPRD Kota Bekasi terpilih periode 2019-2024 dilantik. Berdasarkan data didapat, jumlah ini 30 persen merupakan wajah baru. Ketua DPRD menjadi hak PKS karena menjadi pemenang pemilu.
(Sah, Sumber: Merdeka.com/Adi Nugroho)
Dream - Tak melulu orang berduit yang bisa menjadi anggota legislatif. Semua orang berhak duduk di kursi parlemen.
Seperti dibuktikan oleh Sibro Malisi, 29 tahun. Anak muda asal Kelurahan Pakistaji, Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo, Jawa Timur ini kemungkinan besar melenggang menjadi anggota DPRD Kota Probolinggo 2019-2024 dari fraksi Nasdem.
Dia meraup banyak suara dalam Pemilihan Legislatif 2019. Perolehan Sibro bahkan mengalahkan Wakil Ketua DPRD Kota Probolinggo yang separtai dengannya.
Dikutip dari Pojokpitu, Sibro sendiri berasal dari keluarga sederhana. Ayahnya, Kusnadi, 58 tahun, hanya berprofesi sebagai loper koran.
Sadar tidak punya biaya untuk kampanye, Kusnadi mengazamkan diri membantu perjuangan anaknya melenggang ke kursi DPRD.
Dia susuri jalanan berkilo-kilometer untuk menyebarkan stiker dan memasang baner di luar aktivitasnya mengantarkan koran ke pelanggan.
Kusnadi paham betul apa yang dia lakukan mungkin mendapat cacian dari banyak orang. Untuk menghindarinya, pria itu memilih menyebarkan stiker di malam hari.
Perjuangan Sibro dan Kusnadi sempat dipandang sebelah mata. Masih banyak orang menganggap keluarga ini hanya mimpi di siang bolong.
Dalam pandangan mereka, butuh biaya besar untuk bisa menjadi anggota legislatif. Tentu besarnya biaya itu tidak bisa dipenuhi oleh Sibro yang hanya anak dari loper koran.
Nyatanya, fakta berkata lain. Doa dan perjuangan berpeluh keringat Kusnadi mengantarkan Sibro menjadi wakil rakyat. Sebentar lagi, Sibro akan duduk di kursi parlemen DPRD.
Kusnadi hanya berpesan agar sang anak selalu menjaga amanah sebagai anggota dewan. Selain itu, tetap menjadi diri sendiri.
(Sah, Sumber: Pojokpitu.com)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya