Anggota TNI AL Umroh Naik Kapal Perang

Reporter : Eko Huda S
Selasa, 26 Agustus 2014 05:31
Anggota TNI AL Umroh Naik Kapal Perang
Rombongan Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Laut yang menjemput KRI Bung Tomo 357 dari Inggris transit di Pelabuhan Islam Jeddah.

Dream - Rombongan Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Laut yang menjemput KRI Bung Tomo 357 dari Inggris transit di Pelabuhan Islam Jeddah. Para kru kapal perang itu berada di Arab Saudi sejak Rabu hingga Sabtu pekan lalu. Saat singgah itu, para tentara menggunakan kesempatan baik untuk menunaikan ibadah umrah di Tanah Suci Mekah.

" Ini merupakan pemberhentian ke tiga bagi KRI Bung Tomo dari Inggris ke Indonesia. Arab Saudi dipilih karena punya hubungan baik dengan Indonesia seperti pemberian fasilitas dan bantuan terhadap kapal kami dan mengizinkan kru menunaikan umroh," kata komandan kapal, Kolonel Yayan Sofian, dikutip Dream dari Saudi Gazette, Senin 25 Agustus 2014.

" Persinggahan kami di Jeddah juga sebagai bagian dari diplomasi pelayaran kami, untuk meningkatkan hubungan bilateral antar kedua negara yang bersahabat," tambah Yayan.

Pada hari Jumat, diadakan pesta koktail. Dalam jamuan itu, ditampilkan tarian Jawa dan Poco-poco, serta suguhan budaya Indonesia lainnya. Selain itu, sejumlah murid sekolah Jeddah yang berasal dari Indonesia diperkenankan melakukan tur mengenal kapal yang baru dijemput dari galangan tersebut.

Dalam acara jamuan itu, hadir Duta Besar Indonesia untuk Saudi, Abdurrahman Muhammad Fachir, Konsul Jenderal Dharmakirty Syailendra Putra, Atase Pertahanan di Riyad, Kolonel Chb Roedy Roemin, tokoh masyarakat Indonesia di Saudi, pejabat dari Asia Tenggara di Saudi, serta pejabat lokal Jeddah.

Duta Besar Abdurrahman mengucapkan terima kasih untuk komandan Angkatan Laut Saudi yang telah menjamu dan memperluas kerja sama dengan menerima kedatangan KRI Bung Tomo dan kru.

" Pengadaan KRI Bung Tomo 357 dan dua kapal lainnya merupakan cetak biru jangka panjang pertahanan. Sebagai kepulauan terbesar di dunia, Indonesia perlu memperkuat pertahanan laut untuk menjaga perbatasan," kata Abdurrahman. (Ism)

Beri Komentar