Yahudi Korban Holocaust Serukan Boikot Israel

Reporter : Sandy Mahaputra
Senin, 25 Agustus 2014 18:20
Yahudi Korban Holocaust Serukan Boikot Israel
International Jewish Anti-Zionist Network juga menyerukan blokade Gaza dicabut dan boikot ekonomi, budaya serta akademi Israel.

Dream - Serangan membabi buta pasukan Israel ke Jalur Gaza sejak 8 Juli lalu mendapat kritik pedas dari sebagian besar masyarakat dunia. Salah satunya adalah dari ratusan mantan korban Holocaust yang selamat dan keturunannya.

Mereka berdemo dengan aksi tanda tangan di atas surat yang dijadikan iklan di New York Times edisi Sabtu kemarin.

Dalam surat yang dibuat oleh International Jewish Anti-Zionist Network itu, mereka mengutuk " pembantaian" warga Palestina di Jalur Gaza dan menyerukan boikot total terhadap Israel.

" Sebagai korban dari genosida Nazi, kami dengan tegas mengutuk pembantaian warga Palestina di Gaza dan pendudukan berkelanjutan dan kolonisasi Palestina yang bersejarah," demikian pernyataan demo yang dikutip kantor BBC.

" Kami lebih mengutuk Amerika Serikat yang menyediakan dana bagi Israel untuk melaksanakan serangan, dan negara-negara Barat pada umumnya yang menggunakan diplomatik mereka untuk melindungi Israel dari hukuman."

Dalam surat yang telah mendapat 327 tanda tangan dukungan itu, mereka juga mengutuk " perlakuan tak manusiawi dan rasis terhadap warga Palestina dalam masyarakat Israel yang telah mencapai puncaknya" .

Iklan surat itu dibuat untuk menanggapi iklan yang ditulis oleh pemenang hadiah Nobel Elie Wiesel. Dalam iklan surat yang diterbitkan dalam banyak surat kabar itu, Wiesel menuduh Hamas " mengorbankan anak-anak" dan berperilaku seperti Nazi.

" Kami jijik dan marah terhadap Elie Wiesel yang menyalahgunakan sejarah kami untuk membenarkan yang tidak benar, yaitu upaya besar-besaran Israel untuk menghancurkan Gaza dan pembunuhan lebih dari 2.000 warga Palestina, termasuk ratusan anak-anak," bunyi surat itu.

" Tidak ada yang bisa membenarkan pengeboman penampungan pengungsi PBB, rumah, rumah sakit dan universitas. Tidak ada yang bisa membenarkan perampasan listrik dan air dari orang-orang."

Surat itu juga menyalahkan Amerika Serikat karena membantu Israel dalam perang di Gaza. Juga Barat yang melindungi Israel dari hukuman kejahatan perang. " Genosida dimulai dengan kebisuan dunia," lanjut surat itu.

Tidak hanya itu, International Jewish Anti-Zionist Network juga menyerukan blokade Gaza dicabut dan boikot ekonomi, budaya serta akademi Israel.

" Kita harus menyatukan suara dan menggunakan kekuatan kolektif kita untuk mengakhiri semua bentuk rasisme, termasuk genosida rakyat Palestina."

" Kami menyerukan segera diakhirinya pengepungan dan blokade terhadap Gaza. Kami menyerukan boikot ekonomi, budaya dan akademis penuh terhadap Israel."

Israel meluncurkan serangan udara tanpa henti terhadap Gaza sejak 8 Juli di mana lebih dari 2.000 warga telah tewas dan ribuan terluka. (Ism)

Beri Komentar
Wajah Tegar BCL Saat Antarkan Jenazah Ashraf Sinclair