AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Hadirkan Final Futsal Pelajar dan Deretan Musisi Indonesia
Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI
Bisakah Menunda Menopause hingga Usia 60 Tahun? Ini Kata Para Ahli
Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest
3 Tanda Tubuh Cukup Serat Tanpa Harus Menghitung Setiap Gram
Kenapa Orang Tua Selalu Bilang Anak Zaman Sekarang Makin Buruk? Ini Kata Penelitian
Burnout Orang Tua Bisa Memicu Pengasuhan yang Keras, Kenali Tanda-Tandanya Sejak Dini
Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD
Seorang Pedagang Kambing Sedang Mengurus Hewan Kurbannya
Dream - Syariat Islam membolehkan seseorang yang berkurban untuk mengambil sebagian dari hewan kurbannya. Hal ini agar orang yang berkurban dapat meraih berkah dari ibadah sunah itu.
Orang bisa memilih bagian tubuh mana saja dari tubuh hewan kurbannya. Jatahnya adalah sepertiga lebih sedikit, sisanya diberikan kepada orang lain.
Tetapi, ada bagian tubuh dari hewan yang selalu diambil Rasulullah Muhammad SAW ketika berkurban. Bagian tubuh mana itu?
Dikutip dari NU Online, Rasulullah selalu berkurban semasa hidup. Rasulullah juga memakan sebagian dari daging kurbannya.
Syeikh Nawawi Al Bantani dalam Tausyiah ala Ibni Qasim, memberikan penjelasan mengenai bagian tubuh hewan yang selalu diambil Rasulullah.
" Daging yang dijadikan tabarrukan sebaiknya adalah bagian hati hewan kurban karena meneladani Rasulullah SAW. Rasulullah SAW memakan hati hewan kurban yang tambahan dari kurban wajibnya. Pasalnya, meskipun kurban adalah wajib bagi Rasulullah, beliau SAW menyembelih lebih dari seekor hewan kurban yang wajib itu."
Menurut Syeikh Nawawi, para ulama Mazhab Syafi'i menganjurkan orang berkurban untuk mengambil hati hewan yang dikurbankan. Dengan memakan hati hewan kurban, harapannya meniru penduduk surga yang menyantap hati hewan yang disediakan Allah SWT.
" Hikmah anjuran memakan hati hewan kurban adalah harapan (tafa’ul) masuk surga karena yang pertama kali terjadi adalah hati yang dihidangkan bagi ahli surga sebagai bentuk penghormatan Allah kepada mereka. Dalam hadis tersebut bahwa penghormatan Allah pertama kali terhadap penghuni surga adalah pemberian makan lebihan hati ikan paus yang padanya tetap bumi. Lebihan itu adalah potongan daging yang tergantung di hati."
Advertisement

Diagnosis ADHD dan Autisme Meningkat Tajam, Studi Besar Ungkap Perubahan Siapa yang Terdiagnosis

Kuku Tiba-Tiba Memerah? Perubahan Kecil Ini Bisa Jadi Tanda Penyakit Tersembunyi

Orang Tua Baru Rentan Burnout, Riset Menunjukkan Kerja Sama Pasangan Bisa Jadi Penangkalnya

Megalodon Pernah Jadi Raja Lautan, Mengapa Predator Raksasa Ini Akhirnya Punah?

AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Hadirkan Final Futsal Pelajar dan Deretan Musisi Indonesia


Bisakah Menunda Menopause hingga Usia 60 Tahun? Ini Kata Para Ahli