Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Peresmian Kapal Perang (Foto: Dok TNI AL)
Dream - TNI Angkatan Laut meluncurkan dua kapal perang baru berjenis Pateroli Cepat (PC-40 M) dengan nama Karotang -872 dana Mata Bongsang-873.
Dua kapal itu diresmikan oleh Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono, yang didampingi Ketua Umum Jalasenastri Vero Yudo Margono bertempat di Galangan PT Karimun Anugrah Sejati (KAS), Batam, Kepulauan Riau.
" Pembangunan kapal patroli 40 M ini, merupakan bagian integral dari pembanguan kekuatan TNI AL sesuai dengan perencanaan strategis yang telah ada, yang bertujuan untuk mendukung pemenuhan tugas TNI AL," kata Kepala Staf TNI AL, Laksamana TNI Yudo Margono, Senin 24 Agustus 2020, dikutip dari Liputan6.com.
Laksamana Yudo juga mengatakan, Indonesia sebagai negar maritim kepulauan terbesar di dunia, sudah seharusnya memperkuat kemampuan dalam mengamankan wilayah perairan.
Hal ini bertujuan untuk menjamin keamanan dan keselamatan pelayaran di seluruh perairan yurisdiksi Indonesia.
Adapun kapal PC-40 M memiliki spesifikasi panjang 45,5 meter, lebar 7,9 meter dan bobot 220 ton.
Kapal ini mampu melaju dengan kecepatan maksimal 24 knot, kecepatan jelajah 17 knot dan kecepatan ekonomis 15 knot, serta memiliki ketahanan berlayar selama enam hari.
Kapal perang ini juga dilengkapi dengan dua unit radar dan meriam 30 mm dan akan diawaki 35 prajurit.
Kapal perang ini merupakan produksi PT Karimun Anugrah Sejati. Rencananya kapal tersebut akan memperkuat jajaran unsur patroli di bawah Satuan Patroli Pangkalan Utama TNI AL X/Jayapura dan Satuan Patroli Pangkalan Utama TNI AL I/Belawan.
Tradisi peluncuran kapal perang ditandai prosesi pemecahan kendi oleh Ketua Umum Jalasenastri, Ny Vero Yudo Margono, selaku " Ibu Kandung Kapal" , pemotongan tali tambat dan penyerahan miniatur kapal.
Hadir pada kegiatan tersebut para pejabat teras TNI AL, yaitu para asisten kepala staf TNI AL, para panglima Komando Armada I, Komando Armada II, kepala Dinas Penerangan TNI AL, dan lain-lain.
(Sumber: Liputan6.com)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya