Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Bangunan Batu Raksasa Dari Ribuan Tahun Yang Lalu Ditemukan Di Arab Saudi. (Foto: MADAJ)
Dream - Baru-baru ini tim ahli arkeologi dari National Centre for Scientific Research Prancis menemukan sebuah bangunan batu raksasa berbentuk segitiga di Arab Saudi.
Penemuan ini membuktikan bahwa manusia purba membangun kompleks bangunan yang besar jauh lebih awal dari yang diperkirakan sebelumnya.
Struktur yang memiliki panjang 155 kaki atau 47,2 meter diperkirakan berasal dari sekitar 8.000 tahun yang lalu.
Bangunan itu ditemukan saat dilakukan penggalian arkeologis di sebuah situs di oasis Dmat al-Jandal, di Arab Saudi utara.
Seperti banyak konstruksi megalitik awal, bangunan batu itu diperkirakan telah dibangun dalam beberapa tahap.
Dalam menentukan usianya, tim arkeologi yang dipimpin oleh Olivia Muñoz memeriksa benda dan jenazah dari endapan yang ditemukan di dalam dan di sekitar bangunan.

Dipublikasikan dalam jurnal Antiquity, para peneliti menjelaskan bahwa penggalian telah menemukan jejak biokimia dan budaya.
Selain itu, mereka juga menemukan bukti tentang beberapa tahapan konstruksi hingga milenium pertama Sebelum Masehi.
"Analisis terhadap struktur dan makam di sekitarnya menunjukkan adanya penguburan dan ritual di daerah ini selama ribuan tahun, memperjelas kehidupan para penggembala nomaden di Arab prasejarah," tulis peneliti.
Ribuan tahun lebih tua dari Stonehenge di Inggris, bangunan batu misterius ini kemungkinan dibangun ketika orang-orang di wilayah itu masih hidup dalam kehidupan nomaden.
Bangunan batu itu dibangun di atas makam karena di bawahnya terdapat banyak tulang belulang manusia.
"Melihat cara mereka menyimpan tulang belulang, maka bangunan ini merupakan kuburan sekunder. Mungkin jasad-jasad itu membusuk di tempat lain dan hanya tulang tertentu yang dipilih dan disimpan di sini," kata Muñoz.

"Model penyimpanan jenazah manusia ini mungkin sangat penting secara simbolis sejak awal penggunaan bangunan, yang mungkin menjadi tempat peringatan pada saat itu," tambahnya.
Tidak seperti peninggalan prasejarah di Eropa dan Timur Jauh, bangunan megalitik Arab masih relatif belum dieksplorasi.
Struktur batu kering raksasa ini, kata para peneliti, masih menyimpan banyak misteri. Seperti kapan bangunan itu dibangun, bagaimana mereka dibangun, dan artinya bagi masyarakat saat itu.
Sumber: Daily Star
Advertisement
Bagaimana Industri Pangan Mengurangi Limbah? Ini Strategi yang Dilakukan

Mengapa Sampah dari Industri Makanan Berbahaya bagi Lingkungan?

Ekonomi RI Ditekan Perang, Bencana, dan Korupsi, JK: 'Punya Uang Saja Tidak Cukup'

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran


Inggris dan Jepang Minta Warga Siapkan Stok Makanan untuk 3 Hari, Ada Apa?

Benarkah Oksigen di Bumi Bisa Habis? Ilmuwan Perkiraan Kapan Hal Itu Bisa Terjadi

Sering Disalahpahami, Ini Perbedaan Frugal Living dengan Hidup Pas-pasan

Beeru Stevia Diduga Berisi Pemanis Buatan, Apa Risikonya bagi Penderita Diabetes Jika Terkonsumsi?

Usia Berapa Otak Manusia Paling Tajam? Ternyata Bukan Saat Masih Muda

Sering Dikira Flu, Virus yang Disebarkan Nyamuk Ini Bisa Menyerang Otak dan Berakibat Fatal

Gelembung AI di China Disebut Pecah, Apa Artinya dan Bagaimana Dampaknya bagi Kita?