Bagaimana Nasib Peternak yang Diciduk Usai Bentangkan Poster Saat Jokowi Lewat?

Reporter : Razdkanya Ramadhanty
Kamis, 9 September 2021 08:00
Bagaimana Nasib Peternak yang Diciduk Usai Bentangkan Poster Saat Jokowi Lewat?
Pria itu membentangkan poster bertuliskan "Pak Jokowi Bantu Peternah Beli Jagung dengan Harga Wajar".

Dream - Seorang pria diamankan oleh polisi usai membentangkan poster ditunjukkan kepada Presiden Joko Widodo yang sedang berkunjung ke Blitar, Jawa Timur.

Peristiwa itu terjadi saat Jokowi keluar dari PIPP Kota Blitar. Pria itu membentangkan poster bertuliskan " Pak Jokowi Bantu Peternak Beli Jagung dengan Harga Wajar" .

Berharap digubris Jokowi, malah berujung pengamanan. Pria itu kemudian terlihat dibawa oleh polisi ke mobil yang ada di lokasi.

1 dari 2 halaman

Komentar Fadli Zon

Poster© Merdeka.com

Sikap aparat yang langsung mengamankan pria pembentang poster itupun kemudian ramai disebut terlalu berlebihan. Kritikan tersebut salah satunya juga datang dari Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI, Fadli Zon.

Menurutnya, aksi membentangkan poster di hadapan Presiden yang dilakukan oleh peternak ayam tersebut merupakan bentuk penyampaian aspirasi yang wajar dilakukan.

" Peternak ayam sedang dalam kondisi makin terpuruk. Harga telur jatuh sementara pakan ayam mahal. Spanduk itu hanya aspirasi pada Pak @jokowi agar tahu kondisi sebenarnya dan ada jalan keluar bagi peternak ayam," tulis Fadli Zon.

Selain itu, Fadli Zon juga berharap agar polisi segera membebaskan peternak ayam tersebut jika memang kabar penangkapannya benar dilakukan.

" Tolong bebaskan peternak ayam yang bawa spanduk itu," tulisnya.

2 dari 2 halaman

Penjelasan Pihak Kepolisian Jawa Timur

Pertenak ditangkap© Merdeka.com

Dilansir dari Merdeka.com, pihak Kepolisian Daerah Jawa Timur membantah adanya penangkapan peternak usai membentangkan poster.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Jawa Timur, Komisaris Besar Polisi Gatot Repli Handoko, mengatakan, polisi hanya membawa pria pembentang poster untuk dimintai keterangan dan tidak menangkapnya.

Beri Komentar