Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Pria Bawa Poster Minta Bantuan Presiden Jokowi (Foto: Merdeka.com/Instagram @Komentatorpedas)
Dream - Seorang pria diamankan oleh polisi usai membentangkan poster ditunjukkan kepada Presiden Joko Widodo yang sedang berkunjung ke Blitar, Jawa Timur.
Peristiwa itu terjadi saat Jokowi keluar dari PIPP Kota Blitar. Pria itu membentangkan poster bertuliskan " Pak Jokowi Bantu Peternak Beli Jagung dengan Harga Wajar" .
Berharap digubris Jokowi, malah berujung pengamanan. Pria itu kemudian terlihat dibawa oleh polisi ke mobil yang ada di lokasi.

Sikap aparat yang langsung mengamankan pria pembentang poster itupun kemudian ramai disebut terlalu berlebihan. Kritikan tersebut salah satunya juga datang dari Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI, Fadli Zon.
Menurutnya, aksi membentangkan poster di hadapan Presiden yang dilakukan oleh peternak ayam tersebut merupakan bentuk penyampaian aspirasi yang wajar dilakukan.
" Peternak ayam sedang dalam kondisi makin terpuruk. Harga telur jatuh sementara pakan ayam mahal. Spanduk itu hanya aspirasi pada Pak @jokowi agar tahu kondisi sebenarnya dan ada jalan keluar bagi peternak ayam," tulis Fadli Zon.
Selain itu, Fadli Zon juga berharap agar polisi segera membebaskan peternak ayam tersebut jika memang kabar penangkapannya benar dilakukan.
" Tolong bebaskan peternak ayam yang bawa spanduk itu," tulisnya.

Dilansir dari Merdeka.com, pihak Kepolisian Daerah Jawa Timur membantah adanya penangkapan peternak usai membentangkan poster.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Jawa Timur, Komisaris Besar Polisi Gatot Repli Handoko, mengatakan, polisi hanya membawa pria pembentang poster untuk dimintai keterangan dan tidak menangkapnya.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya