Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Foto: Twitter.com/
Dream - Beredarnya sebuah pesan terkait meletusnya Gunung Soputan di Minahasa Tenggara Provinsi Sulawesi Utara, 3 Oktober 2018 membuat ramai jagad media sosial.
Pesan tersebut disertai dengan dua video dan dua foto yang memperlihatkan dahsyatnya letusan Gunung Soputan.
Dalam video pertama terlihat rekaman seseorang yang tengah menghindari kepungan asap putih dengan kendaraan bermotor.
Di video kedua terdapat lahar panas berwarna merah yang mengalir deras ke bawah gunung berapi.
Sementara dua foto memperlihatkan kepulan asap dari erupsi gunung berapi, serta anak-anak dan warga yang berlepotan lumpur.
" Gunung Soputan Sulawesi Utara hari ini meletus 8.47 Wita. Mari kita doakan saudara 2 kita selamat dari marabahaya," demikian bunyi pesan yang dengan cepat beredar di media sosial tersebut.
Peredaran video dan foto itu langsung mendapat tanggapan dari pihak Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) RI.
Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, melalui akun Twitternya @Sutopo_PN menegaskan pesan itu adalah bohong alias hoaks.
Lewat postinganya ia kembali membagikan video yang tengah ramai diperbincangkan itu dengan menegaskan bahwa itu bukanlah video atau foto letusan Gunung Soputan
Video ini HOAX. Ini bukan lava Gunung Soputan. Gunung Soputan meletus pada 3/8/2018 pukul 08.47 WITA. Tapi tidak mengeluarkan lava keluar dari kawah. Abaikan dan delete jika menerima video ini di medsos. pic.twitter.com/EfHU8UH80t
— Sutopo Purwo Nugroho (@Sutopo_PN)October 3, 2018
" Video ini HOAX. Ini bukan lava Gunung Soputan. Gunung Soputan meletus pada 3/8/2018 pukul 08.47 WITA. Tapi tidak mengeluarkan lava keluar dari kawah. Abaikan dan delete jika menerima video ini di medsos." Tulis Sutpo dalam postingannya.
Selang beberaoa menit kemudian, sebuah foto dan video kembali ia posting.
" Video ini bukan erupsi Gunung Soputan. Ini erupsi gunung di Amerika Selatan. Jika dikatakan erupsi Gunung Soputan, itu HOQX. Abaikan dan jangan ikut menyebarkan di sosial media." Lanjutnya.
Video ini bukan erupsi Gunung Soputan. Ini erupsi gunung di Amerika Selatan. Jika dikatakan erupsi Gunung Soputan, itu HOQX. Abaikan dan jangan ikut menyebarkan di sosial media. pic.twitter.com/7a1l4LQEht
— Sutopo Purwo Nugroho (@Sutopo_PN)October 3, 2018
Sutopo juga menghimbau untuk mengabaikan dan segera menghapus video hoax yang beredar di media sosial.
" Abaikan dan delete jika menerima video ini" Tutup Sutopo.
(Sumber: twitter.com/@Sutopo_PN)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya