Main Gim Sampai Malas Keluar Kamar, Remaja Nyaris Tewas

Reporter : Maulana Kautsar
Selasa, 1 Oktober 2019 09:00
Main Gim Sampai Malas Keluar Kamar, Remaja Nyaris Tewas
Ah Wan mengalami emboli paru, yang berbahaya.

Dream - Bermain gim yang tak diselingi waktu istirahat sangat berbahaya. Seorang mahasiswa berusia 21 di Zhejiang, China, nyaris meninggal dunia karena tak beristirahat saat bermain gim.

Dilaporkan World of Buzz, peristiwa tersebut terjadi pada 8 September 2019. Awalnya, pemuda yang biasa dipanggil Ah Wah itu berbaring di tempat tidur asramanya pada pukul 11 malam. 

Dia tiba-tiba merasakan tekanan di dadanya, tercekik dan tidak bisa bernapas. Teman-teman sekamarnya yang khawatir segara memanggil ambulans.

Sekitar 10 menit kemudian, ambulans datang dan membawa Ah Wah. Paramedis memberikan pertolongan pertama tetapi Ah Wah tiba-tiba kehilangan kesadaran.

Ketika tiba di rumah sakit, Ah Wah tidak sadar. Dokter mendiagnosanya serangan jantung. Ah Wah berhasil diselamatkan karena CPR selama 10 menit.

 

1 dari 7 halaman

Emboli Paru-paru

 Ah Wah menjalani perawatan (Foto: World of Buzz)

Ah Wah menjalani perawatan (Foto: World of Buzz)

Dokter yang bekerja keras selama beberapa jam menemukan Ah Wah memiliki gumpalan darah di arteri pulmonalis-nya. Akibatnya, darah menghalangi saluran keluar jantung.

Para dokter segera memberikan obat antikoagulan kepada Ah Wah selamat. Dia akhirnya bangun dan setelah memahami cobaannya, dia meneteskan air mata dan berterima kasih kepada para dokter karena menyelamatkan hidupnya.

Direktur ICU yang bertanggung jawab atas kasus Ah Wah mengatakan, Ah Wan menderita emboli paru-paru, yang kemungkinan disebabkan kebiasaan jangka panjang dan gaya hidup yang tidak sehat.

Ah Wah mengatakan, pergelangan kakinya telah terkilir selama sebulan. Dia lalu mengistirahatkan kakinya dengan alasan bukan orang yang aktif bergerak.

Dia sepanjang hari menghabiskan waktu di kamar untuk belajar dan bermain game. Dia bahkan akan meminta teman sekamarnya untuk membeli makanan untuknya karena dia terlalu malas untuk keluar sendiri. Dokter menambahkan bahwa tingkat kematian untuk emboli paru bisa mencapai 80 persen.

2 dari 7 halaman

Main Ponsel Sambil BAB Bisa Picu Penyakit Berbahaya

Dream - Sadarkah kamu bahwa keseharian kita sudah tidak bisa lepas dari gawai atau ponsel? Mungkin saat ini kita lebih rela ketinggalan dompet di rumah daripada ketinggalan smartphone kesayangan.

Tak hanya ke kantor, gadget yang satu ini sering kali kita bawa juga saat hendak ke toilet.

Berseluncur di dunia maya -lebih tepatnya sosial media- ataupun bermain game memang menjadi rutinitas yang asyik untuk menemani di dalam toilet. Ayo mengaku, kamu juga kan?

Namun tahukah kamu jika kebiasaan bermain ponsel di toilet ternyata bisa menyebabkan masalah serius pada kesehatan.

Keasyikan bermain gadget ternyata menjadi pemicu wasir atau ambeien.

Mengutip laman metro.co.uk, Ahli bedah kolorektal, Dr. Karen Zaghiyan mengatakan kebiasaan bermain ponsel membuat orang-orang ketika BAB duduk lebih lama di toilet.

3 dari 7 halaman

Banyak Penyakit

Kebiasaan ini meningkatkan tekanan pada pembuluh darah sekitar anus, yang kemudian membuat aliran darah jadi nggak lancar dan mengalami penumpukan.

Dalam jangka panjang aliran tak lancar ini bisa menyebabkan pembengkakan, rasa sakit, gatal, serta pendarahan ketika buang air besar.

" Sebenarnya, bukan main HP saat BAB yang jadi penyebab wasir, tapi duduk di toilet dalam waktu lama yang jadi penyebabnya," terang Karen.

Sebuah studi di jurnal Germ pada tahun 2017 juga menyebutkan ponsel dapat menampung bakteri seperti, Escherichia Coli dan mikroba lain yang bisa menimbulkan masalah kesehatan mulai dari perut mulas, kram, hingga diare.

4 dari 7 halaman

Masih Mau Berlama-lama di Toilet?

Peluang pembiakan bakteri di area ponsel juga cenderung lebih besar risikonya. Ponsel bisa menghantarkan panas yang tentu membuat bakteri semakin senang untuk hidup.

Nah, menggunakan ponsel juga tidak jauh dari tangan. Kedua tangan kamu bisa kotor dan terinfeksi bakteri. Apalagi kamu bisa menularkan bakteri akibat bertukar handphone dengan orang lain.

Belum lagi, jika kamu meletakkan ponsel di bagian dudukan toilet. Hal ini membuat kuman pasti langsung menempel di ponselmu.

Untuk mencegah hal itu, orang-orang disarankan nggak membawa ponsel ke dalam toilet, serta diwajibkan mencuci tangan dengan sabun sampai ke sela-sela jari.

Jadi bagaimana Sahabat Dream, masih main HP di toilet?

5 dari 7 halaman

Mengejutkan, Begini Rasanya Hidup Tanpa Handphone

Dream - Telepon pintar bak candu. Hampir semua orang yang sudah memakainya merasa ketagihan. Ketergantungan. Tak bisa melepas alat telekomunikasi dengan beragam fasilitas itu.

Mungkin Anda salah satu orang yang sudah kecanduan telepon pintar itu. Meski sedang tak butuh menelepon, rasa ingin memegang telepon selular tetap ada. Meski sekadar dipakai bermain game.

Dan inilah rasanya jika orang yang sudah kecanduan dipaksa melepaskan telepon selular. Sebuah tantangan dilakukan di Chongqing Sanxia College, Chongqing, China. Tujuannya, mengukur bagaimana manusia tak tahan hidup tanpa telepon pintar mereka.

Tantangan ini cukup unik. Seorang dosen memperbolehkan para mahasiswa bermain Ponsel saat jam pelajaran. Sang dosen ingin melihat apakah para mahasiswa itu tahan tidak memainkan ponsel saat jam pelajaran --setelah diperbolehkan bermain.

 

6 dari 7 halaman

Dilakukan Selama Sebulan

Tantangan ini dilakukan selama sebulan. Namun hasilnya, banyak siswa yang tak tahan ingin bermain ponsel saat jam pelajaran. Banyak siswa yang mengalami nomophobia, ketakutan saat tidak bisa mengakses kontak yang terdapat di telepon seluler.

Dari 400 mahasiswa yang ikut tantangan, 300 di antaranya gagal di hari-hari awal. Bertahan tiga hari pun tak sanggup. Karena sudah diizinkan, mereka bermain ponsel saat jam pelajaran. Menyerah dan harus mengenakan gelang sebagai pertanda gagal.

Dosen yang menggagas tantangan itu, Li Jiandong, mengatakan, banyak di antara mahasiswa itu yang tak tahan ingin mengakses telepon selular, mengakses media sosial, semacam WeChat maupun Weibo yang populer di China.

Liu Yujing, mahasiswa jurusan ekonomi yang gagal dalam tantangan tersebut, mengatakan, tak sanggup hidup tanpa ponsel. “ Aku menderita pada hari pertama,” kata dia, sebagaimana dilansir CCTV News, Jumat 22 April 2016.

“ Keinginan untuk mengecek telepon terus menghantuiku selama di kelas, dan aku tak bisa melawan tantangan pada hari ke tiga,” tambah dia.

7 dari 7 halaman

Tenang Tanpa Ponsel?

Meski demikian, percobaan ini membuat dara ini berpikir betapa tergantungnya dia pada gadget. Liu berkata, dia akan mencoba tidak tertipu oleh ponsel. “ Aku ingin fokus pada pelajaran,” ujar dia.

Siswa lainnya, Qian Guoding, lulus dalam tantangan itu. Namun dia mengaku ikut tantangan itu dengan alasan ingin tahu saja, bukan untuk bertahan dan menganggap tantangan itu sebagai tugas yang wajib dilakukan.

Qian mengaku biasa mengakses ponsel selama pelajaran di kelas agar tetap update di sosial media. Tapi ikut serta kampanye ini membantunya untuk menghilangkan kebiasaan tersebut.

Apakah Anda bisa tenang tanpa ponsel? Tak panik saat ponsel tertinggal di rumah? Hehehe....

Beri Komentar
4 Januari, Hari Bahagia dan Paling Sedih Rizky Febian