Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, (BMKG) mengimbau masyarakat tetap tenang menyikapi fenomena Equinox. BMKG mengklarifikasi kabar yang menyebut fenomena itu menimbulkan suhu panas yang ekstrem.
Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Mulyono Rahadi Prabowo, mengatakan, Equinox merupakan fenomena astronomi. Fenomena ini ditandai dengan melintasnya matahari di garis khatulistiwa secara periodik.
Peristiwa Equinox biasanya terjadi dua kali dalam setahun, yakni pada 21 Maret dan 23 September.
" Secara umum, diketahui rata-rata suhu maksimum di wilayah Indonesia berada dalam kisaran 32-36 derajat Celcius," ujar Prabowo dalam keterangan tertulisnya, Senin 25 Maret 2019.

Fenomena Equinox (Foto : Shutterstock)
Selain itu, tambah dia, Equinox merupakan fenomena ketika matahari dan bumi berada pada jarak paling dekat. Artinya, bagi wilayah yang berada di wilayah tropis suhunya lebih terik dari biasanya.
Berdasarkan pengamatan BMKG pada 23 Maret 2019, suhu terpanas wilayah Indonesia, terjadi di Meulaboh, Aceh, dengan 37,6 derajat Celcius.
" Equinox bukan merupakan fenomena seperti gelombang panas atau heat wave yang terjadi di Eropa, Afrika, dan Amerika, yang merupakan kejadian peningkatan suhu udara ekstrem di luar kebiasaan dan berlangsung dalam waktu yang cukup lama," kata dia.
Prabowo mengimbau masyarakat tetap tenang menyikapi fenomena Equinox. Secara umum, wilayah Indonesia saat ini sedang masuk pada musim pancaroba, yakni perpindahan dari musim hujan ke kemarau.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya