Sering Menahan Diri untuk Bicara? Kebiasaan Ini Bisa Diam-Diam Merusak Hubungan
Suka Membaca Buku? Kebiasaan Ini Bisa Turunkan Risiko Alzheimer Hingga 33 Persen Lebih Rendah
9 Cara Aneh yang Pernah Dilakukan Manusia untuk Menghindari Wabah Pes
Dengarkan Musik yang Tenang Saat Makan, Studi Ungkap Pengaruhnya pada Pilihan Makanan
3 Kebiasaan Olahraga yang Sebaiknya Mulai Dilakukan Saat Usia Paruh Baya agar Tetap Bugar
Langkah Tepat Lindungi Kulit dari Paparan Sinar UV
6 Suplemen yang Mulai Perlu Diperhatikan Saat Memasuki Usia 40-an
Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya
Lion Air (Foto: Shutterstock)
Dream - Boeing merilis petunjuk tambahan pada pesawat seri 737 Max 8. Pabrik pesawat asal Amerika Serikat itu mengeluarkan Flight Crew Operating Manual Bulletin (FCOM) untuk memperbarui petunjuk sebelumnya.
" Dalam FCOM tersebut memang didasari oleh data-data yang diperoleh dari investigasi yang dilakukan oleh KNKT dimana NTSB Amerika Serikat serta Boeing sebagai pabrikan juga terlibat," kata Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, M Pramintohadi Sukarno, dikutip dari Liputan6.com, Jumat 11 November 2018.
FCOM berisi informasi tindakan yang harus dilakukan saat pilot mengalami kondisi tertentu karena dugaan akibat erroneous input pada Angle of Attack Censor. Boeing menjelaskan, FCOM ini diterbitkan karena mendapat informasi terjadinya kecelakaan pesawat Lion Air JT610 pada 29 Oktober 2018.
Sehari sebelumnya, Ditjen Perhubungan Udara telah menggelar telekonferensi dengan perwakilan FAA di Singapura. FAA juga menyampaikan bahwa keluarnya FCOM tersebut diikuti dengan Emergency Airworthiness Directive (AD #: 2018-23-51) the International Community atau CANIC, sebagai konfirmasi dari FAA kepada regulator di negara pabrikannya.
" Dalam CANIC disebutkan bahwa penerbitan FCOM dilatarbelakangi informasi yang sejauh ini sudah diperoleh dari kejadian kecelakaan [pesawat Lion Air] (3686879 " " ) JT 610. Dan kami telah menerima konfirmasi pagi tadi bahwa emergency AD telah diterbitkan," ujar dia.
Saat ini, Ditjen Perhubungan Udara sedang mempelajari dan mengevaluasi emergency AD tersebut. Mereka juga terus berkomunikasi dan berkoordinasi KNKT untuk melakukan pencegahan. Baca juga: Lion Air Jatuh, Boeing Segera Rilis Peringatan Keamanan 737 Max
Sumber: Liputan6.com/Ilyas Istianur Praditya
Advertisement

Laut Naik 56 Cm pada 2100, 770 Juta Orang Terancam: Bukan Cuma Pantai yang Bisa Hilang

5 Buah yang Bisa Bantu Atasi Lemas dan Tambah Energi, Pisang Salah Satunya

Air Dingin atau Suhu Ruang, Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?

Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya

Sering Menahan Diri untuk Bicara? Kebiasaan Ini Bisa Diam-Diam Merusak Hubungan

Suka Membaca Buku? Kebiasaan Ini Bisa Turunkan Risiko Alzheimer Hingga 33 Persen Lebih Rendah

9 Cara Aneh yang Pernah Dilakukan Manusia untuk Menghindari Wabah Pes