Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Sebuah bus pariwisata masuk ke dalam jurang setinggi 25-30 meter di turunan letter S, Kampung Bantarselang, Sukabumi. Insiden maut yang terjadi akhir pekan lalu menewaskan 21 orang dan menyebabkan 17 lainnya luka-luka.
Kanit Laka Satlantas Polres Sukabumi, Iptu Nandang Herawan, memastikan bus itu dikemudikan oleh Muhammad Adam. Sang sopir ditemukan di sungai berjarak 2 kilometer dari lokasi dalam keadaan lemas, diduga berusaha kabur.
Nandang mengatakan Adam ditemukan pada Minggu sekitar pukul 11.00 WIB. Saat menjalani pemeriksaan, awalnya Adam mengaku sebagai kernet.
" Tapi hasil pemeriksaan sementara, yang bersangkutan mengaku mengendarai bus saat terjun ke jurang," ujar Nandang, dikutip dari Liputan6.com, Senin 10 September 2018.
Bus pariwisata milik PO Jakarta Wisata Transport itu memiliki dua awak yaitu Adam dan Fahrudin yang dikenal dengan nama Jahidi atau Buyung. Fahrudin masuk dalam daftar korban yang meninggal dunia.
Dream - Menurut Nandang, bus itu awalnya disopiri oleh Fahrudin. Sementara Adam berposisi sebagai kernet.
" Kalau dari Bogor, memang yang nyopir itu Jahidi. Tapi setelah masuk jalur Cikidang, diganti sama Adam," ucap Nandang.
Selanjutnya, Nandang menjelaskan Adam kabur beberapa saat setelah kecelakaan. Saat diperiksa, dia mengaku takut diamuk massa.
Selanjutnya, Adam hanya berdiam di pinggir sungai di Kampung Bantarselang usai kabur. Saat ditemukan, Adam mengalami sejumlah luka.
" Yang bersangkutan mengalami luka patah tulang kanan, dan baret di dahi serta kaki," kata Nandang.
Dream - Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, Adam mengatakan bus yang dia kemudikan sempat dua kali mogok selama perjalanan. Ada kerusakan yang menyebabkan kebocoran oli.
" Bus tidak bisa dikendalikan hingga akhirnya masuk ke jurang," kata Nandang.
Bus maut itu membawa rombongan karyawan PT Catur Putera Grup, Bogor menuju tempat wisata arung jeram. Pemandu sempat memberitahukan kondisi medan di Jalan Cikidang sebelum bus berangkat.
Bus sempat mendapatkan panduan dari seorang pemandu yang mengendarai sepeda motor. Tetapi, bus justru melaju mendahului motor pemandu.
(ism, Sumber: Liputan6.com/Mulvi Mohammad)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya