Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Keluarga Korban Pesawat AirAsia (Telegraph)
Dream - Saat The Meiji Thejakusuma mengucapkan selamat tinggal kepada kerabat sebelum naik pesawat AirAsia QZ8501, dia berharap 'menghabiskan waktu sendirian di laut' pada hari ulang tahunnya.
Dan sekitar 40 menit terbang meninggalkan Bandara Juanda, Surabaya menuju Singapura, pesawat itu jatuh di lepas pantai Kalimantan Barat dan jasad ditemukan mengapung di Laut Jawa.
Pada 3 Januari 2015, saat Thejakusuma seharusnya merayakan ulang tahunnya yang ke-45 dengan liburan ke Malaysia dan Thailand, jasadnya justru kembali ke rumah keluarga di Surabaya.
Keponakan Thejakusuma, Eric Edi Santo, mengulangi kata-kata terakhir tantenya saat proses pemakaman kepada wartawan AFP dikutip Gulf News.
" Kami tanya bagaimana acara ulang tahunnya. Dia menjawab sambil bercanda 'Aku akan liburan sendirian di laut'," kata Eric.
" Tapi mungkin Tuhan sayang dia dan tidak mau dia merayakan ulang tahun sendirian di laut, jadi dia dibawa pulang kembali ke tengah keluarga," tambahnya lagi.
Thejakusuma naik QZ8501 pada Minggu pagi 28 Desember 2014 untuk liburan ke Singapura. Bersama sang suami Jie Charly Gunawan (48 tahun), ibu Jo Indri (82 tahun), tiga anak masing-masing Stevie (10 tahun); Steven (19 tahun); Stephanie (28 tahun) dan seorang calon menantu bernama Christanto Leoma Hutama.
Jasad Thejakusuma dan puterinya Stevie adalah sebagian dari 37 jenazah yang sejauh ini telah ditemukan oleh Badan SAR Nasional (Basarnas). Tim penyelamat masih mencari sisa 125 penumpang lainnya yang sebagian besar adalah warga Indonesia.
" Kami berharap ada yang masih hidup, setidaknya salah satu dari mereka. Aku harap salah satu dari keluarga kami kembali dalam keadaan hidup," harap Eric.
" Kami tak mau lagi melihat jenazah. Mereka meninggal secara tragis jadi setidaknya mereka dimakamkan secara layak." (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya