Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Youtube.com
Dream - Stadion Kanjuruhan Malang menjadi saksi laga panas 'play-off khusus' Liga 2 Indonesia yang mempertemukan PSBK Kota Blitar melawan Persewangi Banyuwangi, Selasa 10 Oktober 2017 lalu. Laga ini menjadi sorotan masyarakat dan menjadi viral di media sosial karena berjalan ricuh.
Kedua tim sama-sama mempertontonkan permainan keras sejak awal laga. Baru hitungan detik, sebuah pelanggaran keras terjadi. Pemain hendak baku hantam. Namun, pertandingan masih bisa dilanjutkan.
Hingga babak pertama usai, pertandingan berakhir imbang, tanpa gol. Tensi agak menurun. Pada babak ke dua, permainan sempat berjalan normal. PSBK berhasil mencetak gol di menit ke-69. Namun, di menit ke-84 pertandingan kembali harus terhenti.
Sebuah insiden terjadi karena pemain Persewangi dilanggar di depan kotak penalti namun wasit tidak memberikan pelanggaran.
Protes dilakukan dengan berlebihan sampai mendorong wasit. Penggawa Persewangi pun kompak melepas baju sehingga laga yang oleh warganet dijuluki 'Shaolin Soccer Indonesia' ini terpaksa dihentikan.
PSBK pun pada akhirnya berhasil keluar sebagai pemenang di babak 'play-off khusus' kontroversial ini. PSBK menang dengan skor 1-0.
© Dream
Sejatinya, sejak sebelum laga dimulai, kedua tim sudah saling 'gemas', lantaran pentingnya laga tersebut menentukan langkah ke babak play off Liga 2.
Semula, Persewangi telah dinyatakan berhak lolos ke babak play off Liga 2 Grup H, namun PSSI memutuskan menganulir dan mengharuskan Persewangi menjalani babak 'play off khusus' melawan PSBK Blitar karena kedua tim mengoleksi poin sama.
Akibat kericuhan ini Komdis PSSI lantas menghukum Persewangi lantaran dinilai tidak sportif. Mereka diberi sanksi denda sebesar Rp100 juta dan dinyatakan kalah dengan skor 3-0. Kini, komdis juga membidik sejumlah pilar PSBK untuk dijatuhi hukuman.
Berikut cuplikan pertandinganya
© Dream
(YouTube.com/AGTV News)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia


5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang