Sosok Guru Honorer Panutan Menteri Nadiem, Tinggalkan Gaji Rp8 Juta Demi Kembali Mengajar

Reporter : Razdkanya Ramadhanty
Sabtu, 9 Oktober 2021 17:00
Sosok Guru Honorer Panutan Menteri Nadiem, Tinggalkan Gaji Rp8 Juta Demi Kembali Mengajar
Momen Mendikburistek Nadiem Makarim tersentuh dengan kisah guru honorer.

Dream - Belum lama ini Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbud Ristek) Nadiem Makarim berkesempatan menginap di rumah salah satu bekas gurunya saat sekolah. Dari sang guru, Nadiem mengaku mendapat banyak pelajaran tentang pengabdian seorang guru. 

Guru yang masih berstatus honorer tersebut bernama Sukardi dan tinggal di Lombok Tengah. Lewat unggahan di akun Instagram @nadiemmakarim, menteri yang juga mantan pendiri Gojek ini mengungakpkan cerita Sukardi yang sudah menjadi guru honorer selama 25 tahun.

" Surat terbuka untuk Pak Sukardi, Guru Honorer di Lombok Tengah yang menjadi Bapak Kos saya," tulis Nadiem mengawali kisahnya.

Nadiem mengisahkan, Sukardi sebetulnya pernah mendapat pekerjaan dengan penghasilan yang cukup layak sebelum memutuskan menjadi guru. Sukardi adalah mantan pegawai perkebunan dengan gaji Rp8 juta per bulan.

" Tapi Bapak berhenti setelah beberapa minggu dan kembali mengajar di sekolah karena merasa tidak ada kepuasan di luar mengajar. Perngorbanan yang bapak lakukan sungguh luar biasa," tulis Nadiem.

1 dari 3 halaman

Pernah Ditilang Polisi yang Ternyata Mantan Murid

Kisah Sukardi lain juga dibagikan oleh Nadiem. Suatu saat Sukardi pernah diberhentikan polisi lantaran helmnya rusak, rupanya polisi tersebut adalah mantan muridnya.

" Bukannya ditilang, polisi tersebut malah memberikan Pak Sukardi uang untuk membeli helm baru. Itulah rasa hormat dan apresiasi yang Bapak tumbuhkan dalam murid Bapak," cerita Nadiem.

Tak sampai di situ, Nadiem juga bercerita saat-saat paling mengharukan saat Sukardi bertemu dengan muridnya sendiri yang sudah menjadi kepala sekolah. Namun, kala itu Sukardi merasa bangga sekaligus malu.

" Bangga karena murid Bapak sukses, tapi malu karena Bapak masih berstatus guru honorer dengan gaji jauh di bawah UMR," ujar dia.

2 dari 3 halaman

Pada akhir tulisannya Nadiem menyebut, Sukardi berhasil menjadi salah satu dari 173.328 guru honorer yang dinyatakan lolos seleksi menjadi ASN P3K.

" Bapak akhirnya akan mendapatkan nafkah yang layak. Hari ini murid-murid Pak Sukardi pasti merasa bangga.," tulis Nadiem

Nadiem juga menyampaikan kesan bermalam di rumah Pak Sukardi. Baginya, pengalaman tersebut tidak akan ia lupakan karena merupakan salah satu sumber inspirasinya.

 

Beri Komentar