Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Cerita Penyelam Temukan CVR (Foto: Dream.co.id/Muhammad Ilman Nafi'an)
Dream - Cockpit Voice Recorder (CVR) pesawat Lion Air PK-LQP dengan kode penerbangan JT 610 telah ditemukan, Senin 14 Januari 2019, sekitar pukul 08.48 WIB. Alat yang merekam suara di kokpit itu ditemukan pada kedalaman 35 meter di bawah perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat.
Salah satu penyelam yang menemukan CVR adalah Serda Satrio Margono Susanto, petugas dari Dinas Penyelamatan Bawah Air (Dislambair) TNI AL Koarmada 1. Menurut dia, tim yang menyelam pagi itu berjumlah empat orang.
" Kami sudah menyelam selama tujuh hari. Kami menyelam kedalaman 35 meter. Kami meneruskan kegiatan penyelaman di tempat kemarin itu secara circle, muter di titik kemarin itu," ujar Satria di Jakarta International Container Terminal 2, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin 14 Januari 2019.
Menurut Satria, kondisi arus bawah laut ketika tim menyelam berkekuatan 0,6 knot dengan jarak pandang 4 hingga 5 meter.

Temuan CVR Lion Air PK-LQP (Foto: Dream.co.id/Muhammad Ilman Nafi'an)
Saat itu, tim menyelam berusaha mencari CVR di titik yang sudah ditentukan. Mereka menyelam selama dua puluh menit sambil mengorek lumpur berharap menemukan CVR.
" Kami mengira-ngira aja. Soalnya kemarin dari KNKT warnanya oranye. Nah setiap warna oranye ya kita angkat aja. Ternyata itu CVR," ucap dia.
Menurut Satria, setiap harinya ada 25 penyelam yang turun ke dalam perairan Tanjung Karawang untuk mencari CVR itu.
" Ada 25 penyelam, setiap harinya 10 kali penyelaman. Metode penyelaman variatif kadang turun 2-2, kadang 3-3, kadang 4-4," kata dia.
Sebelumnya, para penyelam TNI AL juga telah menemukan Flight Data Recorder (FDR).
Dream - Cockpit Voice Recorder (CVR) Lion Air PK-LQP dengan kode penerbangan JT-610 berhasil ditemukan tim Komando Armada (Koarmada) Angkatan Laut.
" Ditemukan pukul 09.10," ujar Kadispen Koarmada I Letkol Pelaut Agung Nugroho, kepada Dream, Senin, 14 Januari 2019.
Agung mengatakan, CVR itu ditemukan oleh dua penyelam dari Kopaska dan Dislambair. CVR ditemukan masih disekitar lokasi jatuhnya pesawat Lion Air.
" Ya masih di sekitar perairan Tanjung Karawang," ucap dia.
Saat ini Agung masih berkoordinasi dengan Komisi Nasional Keamanan Transportasi (KNKT) mengenai penyerahan CVR tersebut.
" Saat ini posisi masih di tengah laut di atas kapal KRSI Spika atau KRI Leuser," ujar dia.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya