Huawei Gandeng LinkAja, Pembayaran QRIS Bisa Lewat Smartwatch HUAWEI WATCH GT 7 Series
Gandeng Bilal Indrajaya, Lyodra Beri Pesan Tak Menyerah pada Album Terkunci Di Kamu
7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya
Kenapa Tikus Suka Bersarang di Mesin Mobil, dan Cara Mengusirnya untuk Selamanya
Dua Seniman Indonesia Raih Grand Prize MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026
3 Suplemen yang Diam-Diam Bisa Mengganggu Tidur, Salah Satunya Sering Dikonsumsi
MK Sudah Putus, Drama Ijazah Gibran Belum Tamat
Kasus Ijazah Gibran, Sudah Selesai atau Belum?
Foto Ilustrasi
Dream - Presiden Serbia Tomislav Nikolic terpaksa membatalkan kunjungan resmi ke Vatikan pada hari Jumat kemarin setelah salah satu mesin pesawat yang membawanya ke Roma mati.
Kejadian tersebut kabarnya dipicu oleh ulah kopilot yang menumpahkan kopi ke panel instrumen secara tidak sengaja.
Tidak berhenti di situ, kopilot bernama Bojan Zoric itu, lagi-lagi secara tidak sengaja, menekan tombol darurat saat berusaha mengelap tumpahan kopi.
Penasihat Presiden Nikolic menggambarkan situasi dalam pesawat 'seperti terombang-ambing dalam kabin' ketika pesawat kepresidenan Serbia mulai jatuh ke bawah.
Pesawat jenis Falcon 50 buatan Perancis berusia 34 tahun itu mengalami gagal mesin, menurut perkiraan awal.
Namun sebuah laporan oleh Direktorat Penerbangan Sipil Serbia mengatakan kecelakaan itu disebabkan karena kopilot 'sibuk' dengan cangkir kopi.
" Kopilot Zoric secara tidak sengaja menumpahkan kopi ke panel instrumen dan berusaha membersihkannya. Namun aksinya itu malah mengaktifkan tombol darurat yang menyebabkan pesawat kehilangan kendali," kata Direktorat Penerbangan Sipil Serbia melaporkan.
Dari penyelidikan yang dilakukan kemudian, terungkap bahwa tiga mesin pesawat Falcon itu mati.
Akibat mesin mati, pilot dan kopilot terpaksa kembali ke Belgrade sehingga Presiden Nikolic harus membatalkan pertemuannya dengan Paus Fransiskus.
Seorang penasihat presiden mengatakan, dia tidak akan pernah lagi menginjakkan kaki di pesawat kepresidenan, sambil menggambarkan jatuhnya pesawat itu sangat lama.
Sementara kopilot Zoric mengaku ia tidak sengaja menumpahkan kopi karena ada turbulensi.
" Saat mulai mengelap panel instrumen, saya tak sengaja mengaktifkan tombol darurat, yang secara otomatis mematikan pilot otomatis dan pesawat mulai kehilangan ketinggian," Zoric mengatakan dalam laporan yang dibuat oleh Direktorat Penerbangan Sipil Serbia.
Pilot yang mengambil alih kemudi berhasil menarik pesawat kembali ke atas dan meminta izin untuk kembali ke Belgrade.
Dia mengatakan salah satu mesin kemudian berhenti bekerja tapi bisa berfungsi kembali dalam perjalanan kembali ke bandara. Sejak Senin kemarin, lisensi kopilot milik Zoric dicabut untuk sementara.
(Sumber: The Sidney Morning Herald)
Advertisement
Kasus Ijazah Gibran, Sudah Selesai atau Belum?

Menilik 5 Green Movement Seru di Synchronize Festival

Deal Lepas 10,08 Miliar, Low Tuck Kwong Tambah Porsi Lego Saham Bayan Resources ke Jhonlin Baratama

IHSG Dibuka Menguat, Investor Pantau Laporan Cadev RI

MK Tak Temukan Bukti Gibran Punya Ijazah Setara SMA, Tapi Tak Bisa Batalkan Status Wapres


Kenapa Pekerjaan Baru di Usia 30-an Bisa Membuat Kita Merasa Bodoh Lagi?

Setir Mobil Tiba-Tiba Berat Diputar? Ini 4 Penyebab dan Cara Mengeceknya


Pepaya vs Mangga, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah dan Pencernaan?

Huawei Gandeng LinkAja, Pembayaran QRIS Bisa Lewat Smartwatch HUAWEI WATCH GT 7 Series

Gandeng Bilal Indrajaya, Lyodra Beri Pesan Tak Menyerah pada Album Terkunci Di Kamu

7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya