Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Menparekraf Wishnutama Mengucapkan Selamat Kepada Penerusnya Sandiaga Uno
Dream - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio bersyukur setelah mendengar tugasnya akan digantikan oleh Sandiaga Salahuddin Uno. Rencananya pelantikan Sandiaga sebagai anggota Kabinet Indonesia Maju akan digelar besok, Rabu, 23 Desember 2020.
Lewat unggahan swafoto di akun Instagramnya, Wishutama mengucapkan selamat kepada Sandiaga yang akan segera bertugas sebagai menteri baru di Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.
" Selamat mas @sandiuno semoga sehat selalu dan sukses membawa @kemenparekraf.ri menjadi maju kedepan, Aamiin YRA, #indonesiamaju," tulis Wishnutama pada caption dikutip Dream dari akun instagramnya, Selasa 22 Desember 2020.
Wishnu bersyukur posisi Menparekraf akan digantikan oleh orang yang tepat dan sudah lama dikenalnya.

" Alhamdulillah mas @sandiuno telah terpilih menggantikan saya untuk menjadi Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif," ucapnya.
Pria 50 tahun ini yakin kepemimpinan Sandiaga Uno akan membawa Kemenparekraf menjadi lebih baik lagi dan bangkit untuk menyonsong masa depan.
" Saya yakin dibawah kepemimpinan Mas Sandi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dapat segera bangkit bahkan bisa jauh lebih baik dari sebelumnya," tuturnya.
Dream - Menteri Pariwisata dan Ekonomi (Menparekraf) Wishnutama Kusubandio baru-baru ini mengunggah video lucu yang mengundang gelak tawa para netizen.
Video yang diunggah melalui akun sosial media Instagram pribadinya itu memperlihatkan rekaman saat Wishnutama melakukan kunjungan kerjas ke Ubud, Bali. Sang Menteri meninjau pelaksanaan New Normal bersama sejumlah rombongan dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) di destinasi wisata terkenal Indonesia itu.
" Menteri Yang Tetukar" . Saat dadakan mampir ke Desa Guwang, Sukawati melihat kondisi pariwisata bersama Dirut ITDC mas Barry @a_mansoer," tulis WIshnutama.
© © Instagram @wishnutama
Dalam video yang berdurasi 1 menit 40 detik itu memperlihakan antusiasme salah seorang warga setempat menyambut rombongan Wishnutama.
Salah seorang warga yang mengenakan baju hitam tiba-tiba menghampiri rombongan Wishnutama. Warga itu kemudian menyapa seorang pria berkemeja batik sambil menyapa.
" Selamat siang Bapak Menteri, terima kasih sudah mengunjungi desa kami, salah satu desa," kata warga itu.
Namun sapaan tersebut malah mengundang gelak tawa. Sebab, warga tersebut ternyata salah menyapa orang yang ditujunya.
" Ini (menunjuk Wishnutama)," saut pria dengan kemeja batik lengan panjang tersebut.
Usai menyadari dirinya salah menyapa, warga itu langsung meminta maaf dan mendekati Wishnutama yang berjalan di depan toko pernak-pernik hiasan khas Bali.
" Oh itu, mohon maaf, sorry bos. Mohon maaf Bapak Menteri ha-ha-ha," ujar warga itu sambil menyapa menyapa kembali Menparekraf Wishnutama yang dipadukan dengan gelak tawa.
" Pak Menteri itu (pria berkemeja batik)," balas Wishnutama menggunakan kemeja cokelat lengan panjang sambil menolak untuk bersentuhan untuk menerapkan protokol kesehatan.
Aksi tersebut sontak mengubah suasana hening perjalanan kunjungan kerja Wishnutama dan rombongannya.
" Terima kasih, Pak. Beginilah keadaan pariwisata, sepi," ucap warga itu.
Mendengar keluhan warga tersebut, Wishnutama sejenak berhenti dan berbicara dengan warga yang ternyata pedagang lukisan khas Bali.
Warga itu bercerita soal pariwisata ke depannya di Bali saat pandemi belum berakhir. Wishnutama pun kembali mengingatkan kepada warga itu, jika nantinya destinasi wisata kembali dibuka, para pedagang diharapkan dapat secara tegas menerapkan Social dan Physical Distancing saat melakukan perdagangan.
" Nunggu pariwisata dibuka juga kan. Yang datang dibatasin orangnya pakai masker, jangan berdempat-dempet," ujar Wishnutama sambil berpamitan dan melanjutkan perjalanan.
(Sah, Sumber: instagram Wishnutama)
Dream - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Wishnutama Kusubandio optimistis aktivitas pariwisata di Indonesia akan kembali menggeliat dan tumbuh melesat setelah vaksin Covid-19 ditemukan dan didistribusikan kepada masyarakat.
Seperti diketahui Indonesia saat ini tengah melakukan uji klinis vaksin Covid-19 tahap ketiga yang merupakan kerjasama antara PT Biofarma dan Sinovac. Uji klinis ini diharapkan selesai pada akhir tahun 2020.
Sembari menanti efektivitas dan keamanan vaksin tersebut, Wishnutama mengajak para pelaku industri pariwisata tidak pasrah menunggu. Menparekraf mengajak para pelaku industri pariwisata untuk kembali bersiap ketika kondisi sudah kembali normal seperti sedia kala.
" Saya yakin setelah vaksin sudah diproduksi dan didistribusikan, sektor ekonomi kreatif dan pariwisata akan melesat,” kata Wishnutama dalam konferensi pers daring Traveloka Clean Partners, Kamis 13 Agustus 2020.
Menparekraf mengatakan, pariwisata domestik untuk saat ini andalan di tengah pembatasan aksi wisatawan mancanegara ke Indonesia. Kondisi ini juga berlaku di negara lain karena masih adanya pandemi virus Covid-19.
“ Kita bisa bantu mendorong bangkitnya kembali sendi-sendi di sektor pariwisata melalui wisatawan nusantara,” kata dia.
Wishnutama memastikan pemerintah terus berupaya mendorong agar wisatawan nusantara bisa merasa aman saat melancong ke destinasi wisata Tanah Air. Salah satunya adalah mengimbau pelaku usaha wisata menjalankan protokol CHSE atau Clean, Health, Safety, and Environment.
Langkah ini turut didukung oleh pelaku industri, salah satunya biro perjalanan daring Traveloka yang memperkenalkan kampanye Traveloka Clean Partners.
“ Di fase transisi ini, dibutuhkan kerja sama berbagai pihak untuk menghadirkan inovasi-inovasi yang tidak hanya mendorong pemulihan industri, namun juga untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19 di tanah air.”
Label Clean Partners disematkan pada produk dan layanan Traveloka, mulai dari transportasi, hotel, hingga restoran agar pengguna bisa merasa lebih aman dan nyaman di tengah masa adaptasi kebiasaan baru.
Kampanye Traveloka Clean Partners telah hadir secara bertahap sejak Juni 2020 di lebih dari 240 kota di tanah air dan hingga kini telah menggandeng lebih dari 2.000 mitra yang telah berkomitmen untuk memenuhi standar protokol kebersihan, kesehatan, dan keamanan yang sesuai dengan ketetapan pemerintah dan institusi terkait.(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya