Viral Video Oknum TNI Tampar Petugas SPBU karena Menolak Antre

Reporter : Razdkanya Ramadhanty
Kamis, 27 Mei 2021 17:00
Viral Video Oknum TNI Tampar Petugas SPBU karena Menolak Antre
Video arogansi anggota TNI ini langsung membuat geram netizen.

Dream - Belakangan viral video pengendara motor berseragam TNI bersikap arogan melakukan aksi kekerasan terhadap petugas SPBU. Tentara itu melayangkan tamparan ke petugas.

Video tersebut diunggah oleh akun Twitter @heeburans. Dari keterangan video, insiden tersebut terjadi di wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur.

" Ditegur petugas SPBU karena tidak mau antre malah ngamuk-ngamuk pukul petugas SPBU," tulis akun itu.

1 dari 5 halaman

Petugas SPBU Ditampar

Dalam video itu tampak oknum TNI tersebut langsung memarkir kendaraannya di depan mesin pengisian bahan bakar. Padahal dibelakangnya nampak antrean pemotor yang mengular hingga keluar SPBU.

Si pegawai SPBU tampak menegurnya, sejurus kemudian oknum itu langsung mengeluarkan pukulan ke wajah pegawai dengan keras. Terdengar pula pria itu membentak dan memarahinya.

" Kamu ini dikasih tahu," tegas pria berseragam.

" Maaf pak, maaflah pak," tukas petugas SPBU.

 

2 dari 5 halaman

Klarifikasi Pihak TNI

Dandim 1603 Sikka, Letkol Inf Zulnalendra Utama, menjelaskan kronologi terjadinya tindak kekerasan dari salah seorang anggotanya. Kala itu, Pelda YP tengah terdesak menuju Desa Habi, Kangae, kabupaten Sikka.

" Anggota dari Kodim kami yang melaksanakan tindakan kurang terpuji. Kemarin siang anggota kami buru-buru karena akan melakukan tugas di Desa Habi. Kebetulan BBM habis, dia akhirnya segera menuju pom terdekat. Kebetulan di Waipare," kata Letkol Zulnalendra dikutip dari merdeka.com, Kamis 27 Mei 2021.

Letkol Zulnalendra menambahkan bahwa sebelumnya memang sudah ada kerja sama TNI dan Polri dengan SPBU di sana. Terutama di kala tugas mendesak anggota akan didulukan untuk mengisi bensin.

Karena ketidaktahuan, Ignasius meminta Pelda YP untuk tetap antre dan meminta izin ke warga yang lebih dulu datang untuk didahulukan. Tapi hal itu tak diindahkan oleh YP dan terjadi insiden penamparan.

" Karena antrian sangat panjang, beliau langsung ke depan. Biasanya kita memang sudah ada kerja sama untuk anggota TNI atau Polri, apabila mendesak berkaitan dengan tugas yang harus dilaksanakan itu bisa didahulukan. Namun karena ketidaktahuan pegawai SPBU, sehingga terjadi insiden seperti ini," terangnya.

3 dari 5 halaman

Dikenakan Hukuman

Pelda YP tak bisa berlenggang begitu saja. Ia akan tetap menjalani hukuman pidana sesuai aturan di militer.

Sebelumnya kedua belah pihak didamaikan secara kekeluargaan oleh Dandim di Tribun Makodim 1603/Sikka dan diumumkan dalam kegiatan Konperss oleh Letkol Zulnalendra.

Kegiatan tersebut disaksikan oleh jajaran para Komandan di TNI AD setempat dan petinggi di SPBU, di antaranya:

- Kasdim 1603/Sikka, Mayor Inf Pande Gede
- Pasi Intel Dim 1603/Sikka, Kapten Inf Jackobus Milan Tukan
- Danramil 1603-04/Kewapante, Kapten Inf Ida Bagus Wiryawan
- Danunit Inteldim 1603/Sikka, Letda Inf Nikolaus Namadalot
- Kepala SPBU Waipare, Eko Sukantio

" Tadi malam sudah kami damaikan. Diproses sesuai hukum yang berlaku di Angkatan Darat. Ya sesuai aturan yang berlaku, tindakan pidana di Undang-Undang hukum militer dan dia harus melaksanakan hukuman itu," pungkasnya.

 

4 dari 5 halaman

Bikin Geram Netizen

Video tersebut langsung viral di media sosial dan menjadi sorotan publik. Banyak warganet geram dengan aksi arogan oknum berseragam loreng yang merasa sok jagoan tersebut.

" @puspen_TNI mohon ditertibkan anggotanya," kata netizen.

" Bau-bau minta maaf nih, kalau enggak juga bentar lagi hilang kariernya karena dipecat. Tunggu saja beritanya 3-4 hari setelah viral," tutur lainnya.

" Duta pom bensi in the making," ucap akun netizen.

" Kenapa orang yang punya privilege dan kapasitas tertentu selalu menunjukkan perilaku supremasi pada komunitas yang dirasa berbeda dengan dirinya?," ungkap akun lain.

 

 

5 dari 5 halaman

Videonya

Video anggota TNI melakukan kekerasan terhadap petugas SPBU:

 

Beri Komentar