Rontok 1,88%, IHSG Terkulai Lemas ke Level 6.031,28
Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane
Suara-Suara di DPR Soal Ijazah Gibran
Huawei Gandeng LinkAja, Pembayaran QRIS Bisa Lewat Smartwatch HUAWEI WATCH GT 7 Series
Gandeng Bilal Indrajaya, Lyodra Beri Pesan Tak Menyerah pada Album Terkunci Di Kamu
7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya
Kenapa Tikus Suka Bersarang di Mesin Mobil, dan Cara Mengusirnya untuk Selamanya
Dua Seniman Indonesia Raih Grand Prize MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026
Ketua Harian DMI, Syafruddin Bertemu General Supervisor Museum Rasulullah, Nazir Al Zahrani (Istimewa)
Dream - Ketua Harian Dewan Masjid Indonesia (DMI), Syafruddin, bertemu dengan General Supervisor Pendirian Museum Rasulullah, Nazir Al Zahrani. Pertemuan ini berlangsung di Mekah, Arab Saudi, Rabu 13 Februari 2019.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas rencana pendirian Museum Rasulullah yang nantinya dinamakan Assalamu Alaika Ya Rasulullah. Indonesia merupakan salah satu negara yang akan menjadi lokasi berdirinya museum tersebut.

Lewat keterangan tertulis diterima Dream, Kamis 14 Februari 2019, Nasir mengatakan, sejauh ini sudah ada 25 negara yang menawarkan diri untuk menjadi lokasi pendirian museum ini. Tawaran tersebut disambut hangat oleh Pemerintah Arab Saudi, sejumlah mukti serta pemimpin pemerintahan di Timur Tengah.
Menurut Nasir, museum ini nantinya menjadi museum modern, dilengkapi sistem digital dan alat peraga yang canggih. Seluruh koleksi penting terkait Rasulullah Muhammad SAW dapat disaksikan di museum ini.
Syafruddin menyambut hangat rencana Nasir. Dia menilai pesan yang hendak disampaikan museum ini, yaitu mengenai Rasulullah SAW dan Islam yang penuh cinta kasih sangat penting untuk diketahui oleh generasi mendatang sehingga jejaknya tidak terputus.

Indonesia sebagai negara berpenduduk Muslim terbesar di dunia, kata Syafrudin, sangat berkepentingan dengan museum ini. Sebab, museum ini menjadi sarana pembelajaran mengenai Islam.
Syafruddin juga berjanji membicarakan hal dengan Ketua Umum DMI, Jusuf Kalla, yang juga menjabat sebagai Wakil Presiden Indonesia. Dia mengatakan segala keputusan mengenai rencana ini diserahkan kepada JK.
Syafruddin mengundang Nasir untuk berkunjung ke Indonesia guna melihat perkembangan Islam yang toleran.
Advertisement
Rontok 1,88%, IHSG Terkulai Lemas ke Level 6.031,28

Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane

Kasus Ijazah Gibran, Sudah Selesai atau Belum?

Menilik 5 Green Movement Seru di Synchronize Festival

Deal Lepas 10,08 Miliar, Low Tuck Kwong Tambah Porsi Lego Saham Bayan Resources ke Jhonlin Baratama
