Mantan Kapolda Metro Jaya Jadi Tersangka Makar

Reporter : Maulana Kautsar
Senin, 10 Juni 2019 17:12
Mantan Kapolda Metro Jaya Jadi Tersangka Makar
Selain makar, Sofyan juga akan dijerat dengan pasal kabar bohong.

Dream - Polisi menetapkan mantan Kapolda Metro Jaya, Komisaris Jenderal Polisi (Purn) Mohammad Sofyan Jacoeb, sebagai tersangka kasus makar. Sedianya, Jacoeb menjalani pemeriksaan di Mapolda Metro Jaya hari ini, namun meminta penjadwalan ulang.

" Iya seharusnya hari ini diperiksa, namun ditunda ya," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Raden Prabowo Argo Yuwono, dikutip dari Liputan6.com, Senin 10 Juni 2019.

Menurut Argo, penyidik Polda Metro Jaya telah memiliki bukti dan memeriksa saksi-saksi sebagai dasar penetapan tersangka Sofyan Jacoeb. Penyidik, tambah dia, bahkan telah melakukan gelar perkara atas kasus ini.

" Kita melakukan pemeriksaan saksi-saksi kemudian yang bersangkutan juga kita sudah lakukan pemeriksaan saksi ya. Dan kemarin tanggal 29 Mei kita sudah gelar perkara dan kemudian dari hasil gelar perkara bahwa statusnya kita naikkan menjadi tersangka," papar Argo.

Dia menjelaskan, Sofyan Jacoeb dilaporkan bersamaan dengan tersangka makar lainnya, yang telah terdaftar di Mabes Polri.

" Terlapornya di situ ya. Ya tentunya kan ada berbagai macam kelompok itu yang melakukan kegiatan makar di situ. Sedang kita lakukan pemeriksaan saksi yang lain. Ada satu laporan di Mabes Polri yang terlapornya banyak itu ya termasuk bapak itu (Sofyan)," jelas Argo.

1 dari 3 halaman

Argo menambahkan, salah satu bukti kasus makar yang menjjadi dasar penetapan tersangka Sofyan Jacoeb adalah viideo. " (Bukti Sofyan Jacoeb makar) Ada ucapan dalam bentuk video," sambung dia.

Atas perbuatannya, Sofyan Yacob diancam Tindak Pidana Penyebaran Berita Bohong atau hoax dengan Undang-Undang (UU) Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP pasal 14 dan atau pasal 15 serta terhadap Keamanan Negara atau Makar.

" Pasal makar dan pemberitaan bohong juga," ucap Argo.

Pengacara Sofyan Jacob, Ahmad Yani, mengaku siap untuk menghadirkan kliennya pekan depan. Namun dia menyerahkan keputusan pemeriksaan lanjutan kepada penyidik. " Tergantung penyidik kapannya. Ya seminggu ke depan lah lebih kurang," kata Ahmad Yani.

Menurut Ahmad Yani, dalam kasus ini Sofyan Jacob ditetapkan sebagai tersangka di Polda Metro Jaya beberapa waktu lalu. Pelapor kliennya sama dengan pelapor tersangka dugaan makar Eggi Sudjana.

" Laporannya yang waktu itu ngelapor ramai-ramai. Pelapornya sama kayak yang melaporkan Eggi Sudjana," ujar Yani.

Sumber: Liputan6.com

 

2 dari 3 halaman

Polda Metro Tarik SPDP Dugaan Makar dengan Terlapor Prabowo

Dream - Polda Metro Jaya menyatakan belum ada rencana memeriksa Prabowo Subianto terkait dugaan makar. Hingga saat ini, Polda Metro baru menetapkan Eggy Sudjana dan Lieus Sungkharisma sebagai tersangka dugaan makar.

" Dari hasil analisis penyidik bahwa belum waktunya diterbitkan SPDP, karena nama Pak Prabowo hanya disebut namanya oleh tersangka Eggy Sudjana dan Lieus," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono, di Jakarta, Selasa 21 Mei 2019.

Sebelumnya beredar foto Surat Perintah Dimulainya Penyidikan (SPDP) mencantumkan nama Prabowo Subianto. Surat bernomor B/9159/V/RES.1.24/Datro itu berkaitan dengan kasus dugaan perbuatan makar.

Argo menegaskan, polisi hingga kini masih menyelidiki penyebutan nama Prabowo oleh Eggi dan Lieus. " Maka dianggap perlu dilakukan langkah penyelidikan terlebih dahulu dan belum perlu dilakukan penyidikan," ucap dia.

Dalam proses penyelidikan itu, Argo menjelaskan bahwa polisi nantinya akan menganalisis berbagai hal. Salah satunya dengan alat bukti.

" Karena perlu dilakukan cross check dengan alat bukti lain, oleh karena itu belum perlu sidik. Maka SPDP ditarik," kata dia.

3 dari 3 halaman

SPDP Beredar, Prabowo Jadi Tersangka Dugaan Makar?

Dream - Beredar Surat Perintah Dimulainya Penyidikan (SPDP) kasus dugaan makar dengan nama Prabowo Subianto. SPDP tersebut diterbitkan oleh Polda Metro Jaya tertanggal 17 Mei 2019.

Penerbitan surat tersebut berdasarkan laporan dari DR Suriyanto SH MH MKn pada 19 April 2019. Tetapi, status Prabowo dalam SPDP tersebut sebagai terlapor.

Dikutip dari Liputan6.com, terdapat beberapa pasal yang dituduhkan kepada Prabowo. Seperti Pasal 107 KUHP, Pasal 110 juncto Pasal 87, Pasal 14 ayat (1) dan (2), Pasal 15 Undang-undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana.

Prabowo diduga terlibat bersama-sama Eggy Sudjana melakukan tindak pidana kejahatan terhadap keamanan negara atau makar dan atau menyiarkan suatu berita atau mengeluarkan pemberitahuan yang dapat menimbulkan keonaran di masyarakat dan atau menyiarkan kabar yang tidak pasti atau kabar yang berlebihan atau tidak lengkap.

Saat ini, Eggy Sudjana resmi ditetapkan sebagai tersangka dugaan makar. Eggy harus mendekam di penjara untuk kepentingan pemeriksaan.

Ketua Bidang Advokasi Partai Gerindra, Habiburrokhman, mengatakan belum ada SPDP atas nama Prabowo Subianto. Pihaknya juga belum menerima salinan SPDP tersebut.

" Enggak ada SPDP untuk Pak Prabowo, yang ada SPDP Eggi Sudjana," kata Habiburrokhman.

Hingga saat ini, Polda Metro Jaya belum memberikan keterangan resmi terkait terbitnya SPDP tersebut.

Sumber: Liputan6.com/Andry Haryanto

Beri Komentar
Roger Danuarta Ogah Lihat Cut Meyriska Tampil Modis