Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Kasus pembunuhan seorang suami Edi Chandra Purnama alias Pupung Sadili dan putranya, M. Adi Pradana kembali memunculkan fakta baru. Polisi menemukan pemicu dari kasus istri membunuh suami dan anak tirinya.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, istri sekaligus pelaku, AK awalnya berencana menjual rumah yang mereka huni.
" Istri inisial AK ini mempunyai hutang, kemudian dia kepengen menjual rumahnya, tapi karena suami mempunyai anak bawaannya itu tidak setuju," kata Argo di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Selasa 27 Agustus 2019.
Di saat itu, korban mengancam kepada AK apabila berani menjual rumah, akan dibunuh. Setelah itu, AK menghubungi mantan asisten rumah tangganya (ART), dan meminta suami si ART untuk menghubungi dua orang dari Lampung berinisial A dan S.
Di saat itu, korban mengancam kepada AK apabila berani menjual rumah, akan dibunuh. Setelah itu, AK menghubungi mantan asisten rumah tangganya (ART), dan meminta suami si ART untuk menghubungi dua orang dari Lampung berinisial A dan S.
" Akhirnya dua dari Lampung datang S dengan A itu datang ke Jakarta menggunakan travel. Kemudian oleh tersangka AK ini dijemput di Kalibata," ucap dia.
Dalam perjalanan, AK bercerita kepada A dan S kalau dia sedang terlilit hutang. Akhirnya, mereka bersepakat untuk membunuh suami dan anak tiri AK dengan imbalan Rp500 juta.
Sesampainya di kediaman AK dan korban di daerah Lebak Bulus, Jakarta Setalan, AK kemudian memberikan air minum kepada suaminya berisi racun.
Sementara anak AK, KV memberikan minuman keras kepada saudara tirinya dengan harapan mabuk dan tidak sadarkan diri.
" Jadi, ibu dengan anak dengan A dan D itu terlibat dalam pembunuhan tersebut," kata dia.
Setelah itu, kedua korban dibawa menggunakan mobil ke arah Sukabumi, Jawa Barat. Setibanya di daerah Gunung Cidahu, pelaku membakar korban di dalam mobil.
" Pelaku membawa dua mobil," ucap dia
Dream - Polisi menetapkan AK, sebagai otak pelaku pembunuh Edi Chandra Purnama alias Pupung Sadili dan M. Adi Pradana. AK merupakan istri dan ibu tiri korban.
Dalam melancarkan aksinya, korban dibantu oleh dua orang dari Lampung A dan S, serta anaknya, KV. Para pelaku dengan keji membakar mayat dua korbannya di dalam mobil di daerah Gunung Cidahu, Sukabumi, Jawa Barat.
" Jadi mobilnya dibakar oleh tersangka," ujar Argo di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Selasa 27 Agustus 2019.
Saat membakar itu, KV juga ikut terbakar dan menderita luka-luka dan tengah menjalani perawatan di rumah sakit.
" Pada saat menyiram bensin dia (KV) membakar pelaku ini kena api dan juga terbakar 30 persen," kata dia.
Mantan Kabid Humas Polda Jawa Timur ini mengatakan, polisi juga tengah berjaga di rumah sakit tempat KV dirawat.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya