Fakta-fakta Bupati Nganjuk yang Kena OTT KPK, Ini Harta Kekayaannya

Reporter : Razdkanya Ramadhanty
Senin, 10 Mei 2021 10:25
Fakta-fakta Bupati Nganjuk yang Kena OTT KPK, Ini Harta Kekayaannya
Penangkapan Novi diduga berkaitan dengan transaksi suap jual beli jabatan.

Dream - Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat dikabarkan ditangkap tim penindakan Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) dalam operasi tangkap tangan (OTT). Penangkapan Novi diduga berkaitan dengan transaksi suap mutasi jabatan di Pemkab Nganjuk.

Informasi yang dihimpun dari Liputan6.com, Senin 10 Mei 2021, penanngkapan dilakukan tim penindak pada Minggu, 9 Mei 2021 sore.

" Benar KPK melakukan tangkap tangan di Nganjuk," ujar Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron saat dikonfirmasi, Senin 10 Mei 2021.

 

1 dari 3 halaman

4 Kepala Desa Diamankan

Dalam kasus ini, empat kepala desa di Nganjuk juga turut diamankan dalam OTT KPK.

Ketua DPRD Nganjuk, Tatit Heru Tjahjono menyampaikan, ia belum bisa memastikan desa mana saja yang melakukan praktik jual beli jabatan.

" Tetapi apakah kasus jual beli dalam pengisian perangkat desa yang menjerat Mas Bupati Nganjuk atau kasus lain kami juga menunggu kejelasannya" terangnya, Senin 10 Mei 2021.

 

2 dari 3 halaman

Profil Novi Rahman Hidayat

Dikutip dari laman resmi Pemkab Nganjuk, Novi Rahmad Hidayat lahir di Nganjuk, 2 April 1980. Ia bertempat tinggal di Dusun Dedingin, Desa Sukorejo, Loceret, Nganjuk.

Novi saat ini masih menjabat sebagai Bupati Nganjuk periode 2018-2023 yang maju pilkada bersama Marhen Djumandi. Keduanya diusung tiga partai yakni PDIP, PKB, dan Hanuari.

Dikutip dari situs resmi KPU, tak hanya menjabat Bupati Nganjuk, Novi juga pernah menjadi Wakil Ketua DPW PKB Jawa Timur periode 2021-2026.

1. Pendidikan

- TK Dharma Wanita Desa Pacekulon, Kecamatan Pace;

- SDN 1 Pacekulon, Kecamatan Pace;

- SMPN 1 Nganjuk;

- SMU Unggulan Darul Ulum Jombang;

- FISIP Universitas Islam Blitar;

- Program Magister Manajemen Universitas Islam Kediri.

2. Organisasi

- Ketua Real Estate Indonesia Kediri (2010-2015);

- Sekretaris Perbarindo PBI Kediri (2011-2016);

- Bendahara Yapindo PBI Kediri (2011-2016);

- Wakil Ketua DPW PKB Jawa Timur (2021-2026).

3. Karier

- Kepala Wilayah KSP Tunas Artha Mandiri Jawa Timur (2003-2005);

- Direktur HRD KSP Tunas Artha Mandiri (2005-2007);

- Direktur Utama Tunas Artha Mandiri (2007-2016);

- Ketua Bidang Strategi Pengembangan Bisnis KSPPS Tunas Artha Mandiri (2016-2018);

- Presiden Direktur PT Putra Tunas Artha Mandiri Group (2006-2017);

- Direktur Utama PT Putra Tunas Artha Mandiri Group (2008-2018);

- Komisaris Utama PT BPR Tunas Artha Jaya Abadi (2009-2018);

- Komisaris Bidang Pengembangan Bisnis PT Tunas Terafulk Line (2010-2018);

- Ketua Umum KSU Kembang Wijaya Kusuma (2008-2018);

- Komisaris Utama PT Putra Mandiri Real Estate (2008-2018);

- Komisaris Utama PT Putra Mandiri Plastik (2008-2018);

- Komisaris Utama PT Putra Mandiri Sawit (2011-2018);

- Direktur Utama PT Putra Mandiri Jaya (2006-2018);

- Bupati Nganjuk (2018-sekarang).

 

3 dari 3 halaman

Harta Kekayaan Bupati Nganjuk

Mengutip dari laporan harta kekayakaan penyelenggara negara (LHKPN) yang diakses melalui elhkpn.kpk.go.id, Novi yang menjadi orang nomor satu di Nganjuk sejak 24 September 2018 ini tercatat memiliki harta senilai Rp 116.897.534.669.

Harta tersebut dilaporkan Novi pada 27 April 2020 untuk laporan periodik tahun 2019. Harta Novi sekitar Rp116 miliar didominasi oleh tanah dan bangunan. Tercatat Novi memiliki 32 bidang tanah yang tersebar di Nganjuk, Kediri, Jombang, Karawang, Malang, Tangerang, Jakarta Selatan, Mojokerto, Surabaya dan Kotawaringin Timur.

Harta yang dimiliki Novi dalam bentuk tanah senilai Rp 58.692.120.000.

Sedangkan untuk harta bergerak, Novi tercatat memiliki mobil Toyota Harier tahun 2005, mobil Suzuki Katana tahun 2006, dan mobil Toyota Hiace dengan total senilai Rp764 juta.

Novi juga tercatat memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp1,2 miliar, surat berharga Rp32.201.677.364, kas dan setara kas Rp26.479.737.305. Namun Novi tercatat memiliki utang senilai Rp 2.450.000.000. Sehingga total seluruh harta kekayaannya berjumlah Rp 116.897.534.669.

Sumber: merdeka.com dan sumber lainnya. 

Beri Komentar