5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
Dream - Perkelahian antara seorang anggota TNI dengan pengendara mobil Mazda merah di Rawamangun, Jakarta, Jumat kemarin (13 Oktober 2017) ternyata dilakukan oleh orang yang sama-sama berasal dari keluarga TNI.
Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Laksamana Pertama (Laksma) TNI Gig Jonias Mozes Sipasulta, mengungkapkan, BS yang mengendarai mobil Mazda itu merupakan cucu seorang purnawirawan berpangkat mayor.
“ BS bukan anak perwira aktif, tapi cucu dokter Fx TH, purnawirawan dengan pangkat Mayor,” ujar Gig.
Sebelumnya beredar kabar jika BS merupakan anak seorang tentara berpangkat jenderal.
Sementara Lettu Laut Satrio Fitriandi diketahui merupakan anggota dari TNI AL. Dia adalah anak dari purnawirawan perwira TNI AL.
“ Fitriandi perwira di Marinir Cilandak, putra Laksma TNI purnawirawan S,” ucapnya.
© Dream
Gig menjelaskan, kejadian itu bermula saat BS yang tengah pengendara Mobil Mazda membuang sampah sembarangan melalui jendela mobil.
Tak diduga, sampah itu mengenai teman Lettu Satrio yang sedang dibonceng dan kemudian kedua pengendara berhenti.
" Terjadi adu mulut dan pertengkaran serta berujung terjadi perkelahian," kata Gig.
© Dream
Sementara itu, BS yang diketahui bernama Bimantoro usai menjalani pemeriksaan di Polres Jakarta Timur menyampaikan permintaan maaf atas perselisihan yang terjadi antara dirinya dengan anggota TNI tersebut.
“ Saya meminta maaf dari libuk hati saya yang paling dalam, saya minta maaf untuk semua bagian yang merasa tersinggung, orang-orang yang tersinggung, dan bang satrio sendiri," ucap BS dalam video yang telah viral di sosial media.
BS menjelaskan, kejadian itu dipicu emosi yang dialami dirinya.
" Saya emosi saja. sama-sama keadaan saya khilaf, saya melakukan kesalahan, saya minta maaf juga," ujarnya.
(Sumber: Merdeka.com)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?