Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Rumah Gadang, Salah Satu Rumah Adat Di Indonesia Yang Tahan Gempa.
Dream – Indonesia adalah wilayah yang dilewati oleh lempeng-lempeng yang bisa memicu gempa bumi. Gunung api yang aktif juga terbilang cukup banyak.
Jadi, jangan heran jika di sini, sering terdapat gempa bumi.
Ternyata, di balik ancaman gempa, Indonesia punya “ warisan” dari nenek moyang sebuah rumah adat yang konstruksinya diyakini tahan terhadap gempa.
Keren, nggak, tuh.
Bahan bangunan rumah adat Indonesia ini sebagian besar terbuat dari kayu. Kayu ini berfungsi untuk meredam getaran dari gempa bumi.
Ada delapan rumah adat Indonesia yang “ bandel” terhadap gempa. Yuk, intip foto-fotonya.
© Dream
Rumah adat ini berasal dari Nias, Sumatera Utara. Pada 2010, gempa besar terjadi di Nias. Banyak rumah Omo Hada berdiri tegak dan hanya sedikit yang bergeser. Konstruksi rumah ini didominasi kayu.
Untuk menyatukan antar bagian, warga Nias menggunakan pasak, bukan kayu. Tak hanya itu, rumah Omo Hada tak punya jendela dan jendelanya dibuat dengan model teralis.
© Dream
Siapa yang tak mengenal rumah adat dari Minangkabau, Sumatera Barat, ini? Rumah gadang memperlihatkan kegagahannya ketika gempa menggoyang Padang pada 30 September 2009. Banyak rumah gadang tidak runtuh. Bentuk rumah gadang cukup dikenal dengan kekhasan atap yang melengkup ke dalam. Atapnya juga terbuat dari ijuk.
© Dream
Rumah laheik berasal dari Kerinci, Riau. Hampir sama dengan omo hada, rumah laheik tersusun dari kayu yang disatukan dengan pasak. Antarbagian rumah disatukan dengan ikatan tambang yang terbuat dari ijuk.
© Dream
Rumah adat ini berkonsep seperti rumah panggung. Asalnya dari Tomohon, Sulawesi Utara. Bahan yang digunakan itu kayu besi dan kayu cempaka. Rumah woloan sudah punya “ nama” sebagai rumah yang tahan gempa.
Karena ketangguhannya terhadap “ goyangan” gempa sudah terbukti, negara Amerika seperti Argentina dan Venezuela sering mengimpor rumah woloan, lho.
© Dream
Rumah tradisional Aceh ini berbentuk panggung dan berbahan kayu yang didesain berdasarkan kondisi alam daerah Aceh. Rumah panggung ini didesain dengan mempertimbangkan faktor-faktor pengurangan risiko terhadap bencana gempa bumi, banjir, dan tsunami.
© Dream
Rumah di Bali Utara ini dianggap tahan gempa. Rumah tua di Bali Utara ini memiliki tiang kayu, dan pelindung bagi penghuninya dari gempa bumi.
© Dream
Rumah joglo ini merupakan hunian tradisional yang tersebar di Jawa, Cirebon, sampai Banyuwangi. Daerah-daerah ini merupakan daerah yang aktif gempa. Struktur rumah joglo yang berbahan kayu ini bisa meredam guncangan/getsaran yang cukup efektif.
© Dream
Rumah adat Lampung ini berbentuk panggung dengan bahan utama berupa kayu atau papan. Struktur rumah panggung pada rumah nuwou sesat bertujuan untuk menghindari serangan binatang buas bagi penghuninya. Rumah panggung ini juga didesain sebagai rumah yang tahan gempa.
Baca selengkapnya di sini.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya