Fakta Sebenarnya Penumpang Kereta Emosional Saat Diminta Tunjukan Tiket

Reporter : Ahmad Baiquni
Kamis, 18 Juli 2019 19:01
Fakta Sebenarnya Penumpang Kereta Emosional Saat Diminta Tunjukan Tiket
Penumpang wanita itu tidak terima tiketnya diperiksa petugas.

Dream - Pengguna media sosial dihebohkan oleh sosok wanita penumpang kereta. Wanita itu marah-marah saat seorang petugas ingin memeriksa tiketnya.

Video tersebut tersebar di Instagram. Sejumlah akun mengunggah kembali video tersebut.

Humas PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasional I Jakarta, Eva Chaerunnisa, membenarkan peristiwa dalam video tersebut. Menurut Eva, peristiwa terjadi pada Rabu, 17 Juli 2019 pukul 09.15 WIB di dalam KA 464 relasi Rangkasbitung-Merak.

" Kejadian berawal pada saat petugas melakukan pemeriksaan tiket penumpang dimana salah satu penumpang ada yang memiliki tiket secara fisik tidak dapat terbaca jelas atau meragukan," ujar Eva saat dihubungi Dream melalui aplikasi percakapan WhatsApp, Kamis 18 Juli 2019.

Eva menceritakan, petugas sempat menanyakan secara baik-baik apakah penumpang itu memiliki tiket lain. Sebab, kondisi fisik tiket yang dipakai penumpang wanita itu sudah tidak baik.

" Namun pada proses tersebut penumpang justru menanggapi dengan emosi," kata dia.

1 dari 5 halaman

Pergi Saat Sampai Serang

Petugas kemudian meminta waktu kepada penumpang tersebut untuk memeriksa lebih teliti. Tetapi, penumpang tersebut tetap tidak terima.

Ketika pemeriksaan terjadi, menurut Eva, kereta sedang menuju Stasiun Serang. Saat kereta berhenti di stasiun tersebut, penumpang tersebut langsung turun.

" Begitu berhenti di Serang, dia langsung pergi," kata Eva.

Eva menyayangkan kejadian tersebut serta reaksi dari penumpang. Dia menegaskan pemeriksaan yang dilakukan oleh petugas sudah sesuai prosedur yang berlaku.

" Untuk kenyamanan bersama, PT KAI Daop 1 mengimbau kepada seluruh pengguna jasa agar dapat mengikuti aturan serta tata tertib yang berlaku seperti salah satunya proses pemeriksaan tiket yang menjadi bagian dari SOP," ucap dia.

2 dari 5 halaman

INKA Bangun Pabrik Kereta Kedua, 3 Ribu Tenaga Kerja Bakal Diserap

Dream – PT Industri Kereta Api (Persero) akan membangun pabrik kereta di Banyuwangi, Jawa Timur. Pembangunan pabrik yang sekaligus menjadi workshop kedua milik INKA ini akan mendukung industri kereta api di Tanah Air.

Dikutip dari keterangan tertulis yang diterima Dream, Rabu 17 Juli 2019, Menteri BUMN, Rini Soemarno, mengatakan pembangunan pabrik kereta api ini sangat penting mengingat daya tampung pabrik kereta api di Madiun sudah terlalu padat dan tak cukup.

Terlebih INKA baru saja mendapatkan pesanan gerbong dan lokomotif kereta api dari Laos. Perusahaan juga aktif menawarkan produknya ke Filipina dan Madagaskar.

“ Alhamdulillah kita punya dan ini harus cepat terselesaikan karena memang pesanannya PT INKA sudah menunggu seperti gerbong dan lokomotif kereta makin banyak sehingga di Madiun itu sudah cukup padat dan tidak mencukupi,” kata dia di Banyuwangi.

Rini mengatakan pemilihan lokasi pabrik kereta api di Banyuwangi sangat tepat karena berdekatan dengan Pelabuhan Ketapang dan Stasiun Banyuwangi Baru. Pabrik ini akan dilengkapi testing track sepanjang 4 kilometer (km).

“ Memang pabrik-pabrik kereta yang besar di dunia harus ada test track-nya dan membutuhkan lahan yang besar,” kata dia.

Sekadar informasi, pabrik kedua INKA di Banyuwangi menempati lahan seluas 83,49 hektare. Untuk tahap pertama, pembangunan pabrik ini menelan dana mencapai Rp483 miliar. Kontraktornya adalah PT Adhi Karya Tbk (Persero).

INKA memerlukan 3 ribu tenaga kerja dan diutamakan dari masyarakat sekitar dalam pengoperasian pabrik kereta api. Salah satunya lulusan SMK.

Workshop tersebut nantinya digunakan untuk pengembangan kapasitas produksi PT INKA (Persero) sebagai satu-satunya manufaktur sarana perkeretaapian di Asia Tenggara. Pabrik ini akan membuat lokomotif dan gerbong yang berorientasikan untuk ekspor ke luar negeri.

Hingga saat ini, progres pembangunan pabrik kereta api tahap pertama ini sudah mencapai 20 persen.

“ Kita harapkan tahap pertama pabrik kereta api kedua milik INKA ini bisa selesai pada Agustus 2020,” kata dia.

Pada kesempatan yang sama, PT INKA (Persero) juga menyerahkan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) ke penduduk setempat berupa pembangunan 15 unit fasilitas MCK senilai Rp150 Juta, bantuan renovasi fasilitas umum di SD Ketapang 6 senilai Rp100 juta dan renovasi sarana tempat ibadah Pondok Pesantren Ketapang senilai Rp 150 juta.

Bantuan ini sebagai wujud kepedulian dan tanggung jawab sosial PT INKA (Persero) kepada warga di sekitar area pembangunan workshop.

3 dari 5 halaman

Kerja sama INKA dengan SMK Banyuwangi

Rini juga menyaksikan penandatanganan kesepakatan kerja sama antara PT INKA (Persero) dengan dua Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Banyuwangi, yakni SMK 1 Glagah dan SMK Cordova. Kerjasama tersebut berupa Pendampingan dan Pengembangan Sekolah Menengah Kejuruan sesuai Kebutuhan Industri (Link and Match) di SMK Cordova, Banyuwangi.

Rini menambahkan, sektor perkeretaapian merupakan salah satu industri manufaktur yang membutuhkan tenaga kerja dan tenaga ahli dari lulusan SMK. Nantinya, lulusan SMK akan mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

Lulusan SMK bisa langsung terserap untuk industri kereta api nasional. Hal ini membuktikan bahwa BUMN bisa berperan aktif melakukan proses link and match antara dunia pendidikan dengan yang dibutuhkan dalam dunia industri.

“ Kita membantu SMK dan juga SMK membantu kita dalam memproduksi kereta api nasional. Artinya, kita sebagai BUMN dapat memberikan hasil nyata pada para lulusan SMK dan Politeknik untuk bekerja di BUMN,” kata dia.

PT INKA juga memberikan bantuan alat praktikum untuk 6 SMK Binaan PT INKA di Banyuwangi senilai Rp90 juta dan Bantuan pembangunan Fasilitas umum ke 5 SMK binaan PT INKA di Banyuwangi senilai Rp150 juta.

“ Saya berharap kerja sama ini bisa dilakukan oleh BUMN-BUMN lainnnya yang juga ada di Banyuwangi maupun wilayah Indonesia lainnya dengan tujuan untuk meningkatkan kompetensi dan daya saing Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia agar bisa menjadi pelaku industri di Tanah Air,” kata dia.

4 dari 5 halaman

Wow! Tarif Kereta Bandara Soetta Turun Sampai 50 Persen

Dream - PT Railink memberlakukan penurunan tarif tiket Kereta Bandara Soekarno-Hatta sepanjang Juli 2019. Promo yang ditawarkan bahkan hingga 50 persen.

Promo ini digelar agar semakin banyak masyarakat yang menggunakan kereta dari dan menuju Bandara Soetta.

" Kami mengajak masyarakat beramai-ramai menggunakan KA Bandara selama bulan promo ini dan merasakan pengalaman menggunakan KA Bandara beserta integrasi antar modanya," kata Plt. Dirut Railink, Mukti Jauhari, di Jakarta, melalui keterangan tertulis diterima Dream, Selasa 2 Juli 2019.

Mukti mengatakan, Kereta Bandara merupakan sarana transportasi yang melayani perjalanan antara Bandara Soetta dengan stasiun tertentu. Diperlukan moda transportasi lanjutan agar masyarakat bisa sampai ke tujuan.

Promo ini bisa dinikmati penumpang yang melakukan pembelian tiket secara online melalui internet booking dan mobile aplikasi.

Pemesanan dilakukan pada H-7 sampai dengan 1 jam sebelum jadwal keberangkatan. " Jadi, jangan lewatkan kesempatan ini," kata dia.

 

5 dari 5 halaman

Daftar Tarif Promo

Promo ini berlaku untuk semua relasi. Berikut daftar harga harga diskon tiket KA Bandara selama bulan Juli 2019:

1. Relasi Stasiun Bandara Soekarno Hatta-Stasiun BNI City dari harga Rp70 ribu menjadi Rp40 ribu.

2. Relasi Stasiun Bandara Soekarno-Hatta-Stasiun Duri dari harga Rp70 ribu menjadi Rp40 ribu.

3. Relasi Stasiun Bandara Soekarno-Hatta-Stasiun Bekasi dari harga Rp100 ribu menjadi Rp50 ribu.

4. Relasi Stasiun Batu Ceper-Stasiun Bekasi dari harga Rp70 ribu menjadi Rp30 ribu.

5. Relasi Stasiun Duri-Stasiaun Bekasi dari harga Rp70 ribu menjadi Rp30 ribu.

6. Relasi Stasiun Bekasi-Stasiun BNI City dari harga Rp35 ribumenjadi Rp15 ribu.

7. Relasi Stasiun Duri-Stasiun BNI City dari harga Rp35 ribu menjadi Rp15 ribu.

8. Relasi Stasiun Batu Ceper-Stasiun Bandara Soekarno-Hatta dari harga Rp35 ribu menjadi harga Rp20 ribu.

9. Relasi Stasiun Batu Ceper-Stasiun BNI City dari harga Rp35 ribu menjadi Rp20 ribu

10. Relasi Stasiun Batu Ceper-Stasiun Duri dari harga Rp35 ribu menjadi Rp20 ribu. 

(ism)

Beri Komentar
Video Polisi Tes Kandungan Sabu Cair dalam Mainan Anak-anak