Sedih! Ibu Lumpuh Total Usai Melahirkan Anak Ketujuh

Reporter : Sugiono
Kamis, 18 Juli 2019 15:01
Sedih! Ibu Lumpuh Total Usai Melahirkan Anak Ketujuh
Tugas mengasuh anak yang baru dilahirkan diambil oleh anak tertua.

Dream - Melahirkan adalah sebuah proses yang menyakitkan sekaligus membahayakan bagi seorang ibu. Jika tidak berjalan normal, maka nyawa jadi taruhan.

Perjuangan seorang ibu tak hanya sampai persalinan saja. Pasca melahirkan juga bisa muncul masalah baru.

Baru-baru ini, seorang ibu di Malaysia tiba-tiba menjadi lumpuh setelah melahirkan putrinya empat bulan lalu.

Karena komplikasi selama persalinan, Norazlina Hasan, 42 tahun, hanya bisa terbaring kaku di tempat tidurnya.

Dia hanya mengandalkan susu yang dimasukkan melalui tabung untuk makan sehari-hari.

1 dari 3 halaman

Hanya Bisa Menangis

Sejak Norazlina lumpuh, putrinya Nor Amalina Eliya Ibrahim tidak bisa menyusu ASI.

Setiap kali Amalina ditaruh di pangkuannya, Norazlina hanya bisa menangis karena tidak bisa menyusui.

Wanita yang tinggal di Kampung Laut 1 itu badannya kaku dan tidak bisa bicara.

Kini, Norazlina mengandalkan anak sulungnya, Nur Fatin Shahira, untuk membesarkan adiknya.

2 dari 3 halaman

Dibesarkan dengan Susu Formula

Nur Fatin terpaksa berhenti bekerja di Petaling Jaya, Selangor, untuk mengurus ibu dan adiknya.

Menurut gadis 22 tahun itu, sejak lahir hingga sekarang, adiknya tidak pernah mendapat ASI dari ibunya.

" Adik dibesarkan dengan susu formula karena ibu tidak sadarkan diri ketika melahirkan Amalina," kata Nur Fatin.

Nur Fatin bercerita jantung ibunya berhenti seketika saat dibius selama operasi untuk melahirkan adiknya.

" Bekas luka lama saat melahirkan tujuh tahun yang lalu mengalami pendarahan," tambah Nur Fatin.

Namun Nur Fatin bersyukur adik dan ibunya dapat diselamatkan. Meski ibunya sekarang lumpuh sekujur badan akibat komplikasi selama persalinan.

3 dari 3 halaman

Stroke dan Diabetes Saat Mengandung

Nur Fatin mengatakan ibunya menderita stroke dan diabetes selama awal kehamilan adik perempuannya.

" Pada saat itu ibu tidak tahu sedang hamil. Karena ada gumpalan darah di kepala, ibu menjalani pemindaian. Waktu perawatan stroke itulah dokter mengetahui ibu sedang hamil," katanya.

Namun serangan stroke itu tidak mempengaruhi kandungan ibunya hingga akhirnya melahirkan empat bulan yang lalu.

" Karena sakit, ibu melahirkan lebih awal dari perkiraan. Setelah dibawa ke rumah sakit, ibu dioperasi dua hari kemudian," katanya.

Nur Fatin mengambil alih tugas mengurus ibu dan adiknya karena ayahnya, Ibrahim Ab Tashid, 45 tahun, harus bekerja untuk membiayai keluarga.

(Sah, Sumber: Sinar Harian)

Beri Komentar
Intip Harga dan Spesifikasi Mobil Dinas Baru Jajaran Menteri Jokowi