Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Perdana Menteri UEA, Sheikh Mohammed Bin Rashid Al Maktoum Bersama Para Penerima Penghargaan Kesetaraan Gender (abc.net.au)
Dream - Pemerintah Uni Emirat Arab panen kritikan usai memberikan penghargaan kesetaraan gender 2018 yang dihelat Minggu malam, 27 Januari 2019. Sebab, keputusan yang diambil dinyatakan sebagai kekeliruan.
Perdana Menteri sekaligus Wakil Presiden UEA, Sheikh Mohammed bin Rashid Al Maktoum, muncul di Twitter ketika menyerahkan penghargaan tersebut. Seketika, muncul banyak sekali kritikan dari netizen.
Bukan penyerahan penghargaan itu yang mereka soroti, melainkan para penerimanya. Sebab, seluruhnya adalah laki-laki.
Penghargaan yang terdiri dari beberapa kategori seperti Kepribadian Terbaik Pendukung Kesetaraan Gender, Otoritas Federal Terbaik Pendukung Kesetaraan Gender, dan Inisiatif Kesetaraan Gender Terbaik seluruhnya dimenangkan oleh pria.
Para peraih penghargaan berasal dari institusi pemerintah seperti Kementerian Keuangan, Otoritas Statistik dan Daya Saing Federal, serta dari Kementerian Sumber Daya Manusia.
" Ada sesuatu mengenai para pemenang Penghargaan Kesetaraan Gender UEA. Saya tidak bisa meletakkan jari saya di atasnya," cuit pengguna Twitter, Stephen Lautens, dikutip dari abc.net.au.
" Maaf, gender mana yang mereka setarakan? Kita lihat hanya satu," demikian tulis yang lain.
Pemerintah UEA tidak segera memberikan tanggapan. Tetapi, departemen media Dubai justru membuat unggahan untuk menanggapi masalah ini.
Mereka berdalih sangat menghargai kontribusi wanita terhadap negara.
" Kami bangga atas kesuksesan wanita Emirat dan peran mereka dalam membentuk masa depan negara," demikian cuitan Departemen Media Dubai yang diunggah bersamaan foto beberapa wanita tidak dikenal berdiri di kanan kiri para pemenang.
" Kesetaraan gender adalah pilar pada institusi pemerintahan kita," lanjut pernyataan tersebut.
Dikatakan tujuan pemerintah untuk mengurangi kesenjangan gender pada 2015 di seluruh sektor diklaim telah berhasil. April tahun lalu, kabinet UEA menyetujui pembayaran upah yang setara bagi kaum hawa.
Juga telah disetujui agar wanita menduduku setengah dari badan pertimbangan ketika diperbaharui tahun ini.
Hal ini diyakini dapat meningkatkan jumlah perempuan di dewan UEA yang akan bersuara terkait rancangan anggaran pendapatan dan belanja negara, dari sembilan menjadi 20 orang.
UEA menempati peringkat 121 dari 149 negara terkait kesetaraan gender di bidang pendidikan, kesehatan, partisipasi politik serta ekonomi, menurut laporan Forum Ekonomi Dunia 2018. (ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya