Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Victor, Remaja Asal Macedonia Yang Membuat Berita Palsu Soal Donald Trump. (Foto: Daily Mail)
Dream – Mulai hari ini berpikirlah dua kali saat menyebarkan berita yang belum jelas kebenarannya, apalagi hoax. Selain menyesatkan, ternyata niat baik kita sebenarnya menjadi keuntungan bagi para pencari uang.
Bukan karena namanya terkenal, kebiasaan kita menyebarkan berita hoax membuat si pembuat bisa meraup uang banyak.
Pengakuan mengejutkan inilah yang dibuat seorang remaja 16 tahun asal Makedonia. Dia mengaku mendapat banyak uang dari tugasnya membuat berita-berita hoax.
Victor, begitulah nama pria remaja itu. Dia adalah salah satu otak dibalik berita-berita hoax seputar pemilihan presiden AS beberapa waktu lalu. Dikutip laman Channel 4 seperti dilansir Dailymail, Victor adalah editor dari situs berita hoa, News Today.
Masih ingat berita palsu soal pemilihan presiden di Amerika Serikat? Masih ingat berita palsu yang betebaran di dunia maya dan membuat bos Facebook, Mark Zuckerberg, yang langsung siaga akan memberangus berita palsu?
Kini, terungkap siapa sosok berita palsu tentang pemilihan presiden Amerika Serikat. Yang mengejutkan, sosok itu adalah seorang remaja berusia 16 tahun!
© Dream
Dilansir dari Daily Mail, Selasa 29 November 2016, Victor mengatakan dia membuat situs berita palsu dan berita palsu karena semua orang ingin mendengar berita tentang Donald Trump.
“ Semua orang haus akan berita. Mereka ingin mendengar Trump,” kata dia kepada Channel 4.
Lalu, berapa yang dihasilkan remaja tersebut dari berita palsu.
© Dream
Rupanya, remaja bisa mendulang US$200 ribu atau Rp2,7 miliar dari situs berita palsu.
Selain uang, rasa bersenang-senang juga menjadi alasan ada berita palsu. Remaja asal Macedonia ini merasa bosan dan bisa rekreasi dengan berita palsu. Dia beralasan remaja di daerahnya terkungkung dalam kebosanan.
“ Saya tidak tahu harus melakukan apa. Tak ada yang bisa dilakukan di sini. Banyak remaja yang tidak keluar rumah. Kami melakukannya untuk mengusir bosan,” kata dia.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya