Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Credit: Humas Kemendes PDTT
Pelantikan Pengurus Pusat Masyarakat Ekonomi Syariah periode 2021-2023 sukses berjalan secara virtual pada Senin (22/3/2021) lalu. Event ini juga turut dihadiri oleh Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrsi Abdul Halim Iskandar. Hadir secara virtual dengan batik biru bercorak emas, sosok yang biasa disapa Gus Halim ini terlihat mengikuti acara yang dipimpin oleh Erick Thohir tersebut.
Gus Menteri juga menyimak arahan Wakil Presiden Ma'ruf Amin yang juga hadir untuk melantik Masyarakat Ekonomi Nasional (MES).
Dalam arahannya, Wapres berharap MES harus bisa hadir di tengah masyarakat dan aktif menyediakan solusi atas masalah-masalah yang ada di tengah umat.
" Sebagaimana diamanatkan dalam Musyawarah Nasional V kemarin, kehadiran MES harus bisa lebih dirasakan oleh umat," kata Wapres Ma'ruf.
Peran MES dibutuhkan dengan kondisi tantangan yang kini dihadapi umat Islam baik global maupun nasional, diikuti kondisi sosial dan ekonomi masyarakat yang menurun akibat pandemi Covid-19
Di sisi lain, berbagai upaya pemberdayaan ekonomi umat oleh organisasi-organisasi Islam masih tertatih-tatih dan terkendala terbatasnya sumber daya termasuk permodalan.
" MES sebagai organisasi keumatan diharapkan senantiasa konsisten menjadi lokomotif pengembangan ekonomi syariah di Indonesia yang diharapkan bisa lebih luwes dan membumi, menyentuh umat secara langsung," kata Wapres Ma'ruf.
MES diminta jadi motor penggerak dalam pengembangan usaha, termasuk usaha mikro dan kecil. Pengembangan usaha syariah skala mikro dan kecil, termasuk usaha keuangan agar didorong menjadi bagian dari rantai nilai industri halal global untuk memacu pertumbuhan usaha dan peningkatan ketahanan ekonomi umat.
" MES juga perlu mendorong pembangunan pusat-pusat bisnis syariah (sharia business center) yang didukung infrastruktur digital sebagai sarana interaksi antar pelaku bisnis syariah," kata Wapres Ma'ruf. (*)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam