Hasil Autopsi: Kematian Lina Jubaedah Bukan karena Kekerasan

Reporter : Amrikh Palupi
Jumat, 31 Januari 2020 16:39
Hasil Autopsi: Kematian Lina Jubaedah Bukan karena Kekerasan
Lina meninggal karena sakit. Ada sejumlah tanda-tanda gangguan kesehatan yang nyata terdeteksi di tubuh ibunda penyanyi, Rizky Febian.

Dream - Hasil autopsi jenazah mantan istri komedian Sule, Lina Jubaedah telah diumumkan polisi. Hasilnya, polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada jenazah Lina.

" Kesimpulan telah dilakukan pemeriksaan autopsi dan laboratorium forensik bahwa kematian Lina bukan karena kekerasan atau racun di dalam tubuh saudari Lina," ujar Kepala Bidang Humas Polda Jabar, Kombes Saptono Erlangga Waskitoroso di Bandung, Jumat 31 Januari 2020

Saptono menegaskan, Lina meninggal karena sakit. Ada sejumlah tanda-tanda gangguan kesehatan yang nyata terdeteksi di tubuh ibunda penyanyi, Rizky Febian.

Ditemukan adanya gambaran penyakit darah tinggi kronis, hopertenesi, batu empedu dan tukak lambung yang luas.

" Dari hasil pemeriksaan, ditemukan adanya tukak lambung, pada ginjal ada penyakit hipertensi kronis," imbuh Saptono.

(Sumber: Liputan6.com)

1 dari 5 halaman

Teddy Sudah Tahu Hasil Rekam Medis Lina Zubaedah

Dream - Teddy Pardiyana mengaku sudah melihat rekam medis almarhum istrinya Lina Zubaedah. Dia tahu, sebelum hasil otopsi Lina hari ini, Jumat 31 Janauri 2020, diumumkan.

Teddy mangaku dihubungi pihak kepolisian dan melihat hasil rekam medis dari rumah sakit.

" Hari ini tadi ditelepon dari pihak rumah sakit juga saya langsung menuju ke sana dan hasilnya udah saya lihat rekam medisnya," kata Teddy dikutip Dream dari Youtube MOP Channel, Jumat 31 Januari 2020.

Namun Teddy tidak mau membuka rekam medis terbaru dari istrinya itu sebelum melihat hasil autopsi yang diumumkan hari ini di Polrestabes Bandung.

  teddy suami Lina Zubaedah mantan istri Sule© teddy suami Lina Zubaedah mantan istri Sule

" Mungkin saya buka semuanya mungkin pas hasil autopsi," kata dia.

Setelah mengetahui hasil rekam medis mendiang istrinya, Teddy mengaku tenang. Dia juga percaya kematian dan penyidikan atas almarhum istrinya sudah garis dari yang maha kuasa.

" Dari hasil rekam medis atau histori dari almarhum itu memang tenang karena memang ada beberapa statement yang terbantahkan," tuturnya.

" Ini sudah takdir dari gusti Allah tidak bisa dipungkiri lagi. Mungkin besok atau hari ini saya meninggal, semua orang pasti meninggal" .

Sumber : merdeka.com

2 dari 5 halaman

Teddy Datang Bersama Bayinya

Dream - Hasil autopsi mendiang Lina Jubaedah, mantan istri komedian Sule akan diumumkan Polrestabel Bandung, Jawa Barat, siang ini, Jumat 31 Januari 2020. Jelang pengumuman, suami Lina, Teddy Pardiyana datang bersama buah hatinya yang masih bayi, Delina Bintang Aura Putri.

Saat turun dari mobil, Teddy nampak membawa begitu banyak perlengkapan bayi. Sedangkan anaknya digendong oleh seorang wanita yang merupakan kerabatnya.

Sebelum masuk ke ruangan Satuan Reserse Kriminal Umum, Teddy tak banyak bicara. Dia hanya mengungkap kondisinya dalam keadaan baik.

   teddy suami lina jubaedah© teddy suami lina jubaedah

Foto : Bayu Herdianto/KLY

" Alhamdulillah baik," kata Teddy dikutip Dream dari Kapanlagi.com, Jumat 31 Januari 2020.

Teddy datang mengenakan kaos bergambar Presiden pertama Soekarno yang dikombinasikan dengan jaket dan celana hitam.

Dia melengkapi penampilan dengan peci berwarna hitam dengan aksen warna putih dan kacamata hitam.

   teddy dan lina© teddy dan lina

Foto : Bayu Herdianto/KLY

Sumber : kapanlagi.com

3 dari 5 halaman

Pengakuan Teddy Soal Autopsi Jasad Lina Jubaedah

Dream - Teddy mengaku kecewa karena jasad istrinya, Lina Jubaedah, harus diautopsi. Apalagi, proses pembedahan jenazah Lina dilakukan pada hari ulang tahunnya, 9 Januari 2020.

" Sempat kecewa mungkin ada, karena istri di hari ulang tahun saya, 9 Januari, diautopsi," ujar Teddy dalam tayangan YouTube Cumi-Cumi.

Teddy mengaku turut menyaksikan proses autopsi jenazah Lina. Namun dia tidak tega melihat jasad sang istri dibedah. Teddy bahkan nyaris pingsan karena tak kuat menahan kesedihan.

" Saya lihat alat-alat autopsinya gimana ya, ada gergaji. Saya sempat hampir pingsan pas (jenazah Lina) mau diautopsi," ujar dia.

Karena tak kuasa menyaksikan proses autopsi, Teddy pun keluar dari permakaman. Dia tak mengikuti seluruh proses autopsi. " Makanya saya keluar, enggak sampai selesai," ungkap Teddy.

4 dari 5 halaman

Harta Warisan Lina Capai Rp10 Miliar, yang Berhak Teddy atau Anak Sule?

Dream - Lina Jubaedah meninggalkan harta warisan yang cukup banyak, mulai beberapa bidang tanah di Bandung, rumah kos, salon, hingga emas berlian. Bila ditotal, harta warisan Lina bernilai miliaran rupiah.

" Kalau ditotal cukup gedelah ya, mencapai Rp10 miliar," kata kuasa hukum Lina, Abdurrahman, saat dihubungi, Senin 13 Januari 2020.

Menurut Abdurrahman, seluruh harta kekayaan peninggalan Lina akan diserahkan kepada empat anak hasil pernikahan Lina dengan Sule.

" Itu memang harus diserahkan kepada anak-anak. Dasarnya, pertama, memang itu pernah diceritakan kepada saya waktu persidangan cerai (dengan Sule)," tambah Abdurrahman.

Menurut Abdurrahman, Teddy dan anak hasil pernikahannya dengan Lina tidak akan mendapat harta warisan tersebut. Harta itu, tambah dia, merupakan hak anak-anak hasil pernikahan Lina dan Sule.

" Enggak ada (untuk Teddy dan anaknya). Aset itu harus dikembalikan pada ahli warisnya ibu Lina. Karena ibu Lina almarhum membawa harta bawaan dari hasil perkawinan sebelumnya (selama 20 tahun) nikah sama Sule," ungkap Abdurrahman.

 

 

5 dari 5 halaman

Dituding Ingin Kuasai Rumah, Kos-kosan, hingga Berlian Lina, Ini Kata Teddy

Dream - Teddy mengatakan bahwa almarhumah sang istri, Lina Jubaedah, memiliki sejumlah warisan, mulai rumah kos, perhiasan, serta rumah. Namun, Teddy menyerahkan aset-aset tersebut kepada kedua anak Lina, Rizky Febian dan Putri Delina.

" Itu kan Buna (panggilan Teddy buat almarhumah Lina) ada amanahnya dari tanah, sertifikat rumah, terus ada perhiasan, terus ada kos-kosan. Ya memang itu hak anak-anaknya, kan?," ujar Teddy di Mapolrestabes Bandung, Kamis 9 Januari 2020, dikutip Kapanlagi.com.

Teddy mengaku tidak berniat menguasai harta benda milik sang istri. Dia sadar sama sekali tidak berhak memiliki harta benda tersebut.

" Kalau aset yang dijual enggak juga. Kosan saja ada 32 kamar di STT Telkom, saya bilang gini karena harus transparan kan," kata dia.

Teddy memastikan semua aset Lina tersebut masih utuh. " Makanya saya mau bilang ke Teh Putri sama Iky, memang sudah nanti bakal dikasih tahu ini amanah si mama semuanya dari berlian emas ada semua," ungkap Teddy.

Dia menepis tudingan ingin menguasai harta Lina setelah kematian istrinya tersebut. Teddy mengaku tidak pernah berpikir sejauh itu.

" Kalau mau nguasain harusnya saya kabur aja ke mana. Kalau dibilang mau kuasain kenapa saya kos (ngontrak rumah) di situ, saya kan masih kos, bukan rumah sendiri," imbuh Teddy.

Sumber : Kapanlagi.com/Rahmi Safitri

Beri Komentar