Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Pesan Berantai Dokter ISIS Sebar AIDS (istimewa)
Dream - Pesan berantai yang tersebar melalui aplikasi percakapan online membuat heboh masyarakat. Pesan yang sudah menyebar di Bireun Aceh dan Pasuruan, Jawa Timu itu berisi peringatan adanya dokter yang sebenarnya anggota ISIS menyebarkan AIDS melalui jarum suntik.
Pesan itu diawali dengan peringatan agar segera menangkap dan melapor ke polisi jika didatangi orang yang mengaku berasal dari fakultas kedokteran.
Di pesan tersebut dijelaskan pelaku menawarkan jasa cek gula darah gratis ke rumah-rumah.
Si pembuat menyebut pelaku adalah anggota ISIS. Jasa cek gula darah gratis disebut sebagai modus para pelaku untuk menyebarkan virus AIDS melalui jarum suntik.

Untuk meyakinkan penerima pesan, si pembuat mencantumkan data yang menyebut banyak warga Pasuruan sudah menjadi korban. Mereka terinfeksi virus AIDS setelah melakukan cek darah kepada si pelaku.
© Dream
Peristiwa sama disebut juga terjadi di Bireuen, Aceh Utara. Bahkan, pesan itu mencatut nama Kapolres Bireuen, AKBP Riza Yulianto, agar mengesankan kondisi benar-benar membahayakan.
Riza pun segera memberikan klarifikasi atas kabar tersebut. Dia menegaskan informasi dalam pesan berantai itu adalah bohong atau hoax. Bahkan dia pun menyatakan pesan itu muncul sebelum Riza dilantik menjadi Kapolres Bireuen.
"Ini hoax. Tulisan ini muncul pada April dan awal Mei 2017 saat saya belum sertijab jadi Kapolres Bireuen. Saya nggak pernah memberikan statement seperti itu," kat Riza.
Kepala Dinas Kesehatan Jawa Timur, Kohar Hari Santoso mengatakan hal yang sama. Informasi tentang warga Pasuruan yang terkena AIDS usai cek gula darah merupakan kebohongan.
"Jelas hoax. Tidak benar seperti itu," kata Kohar.
Sumber: pojoksatu.id
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran

Teori Lipstik: Mengapa Penjualan Lipstik Mewah Bisa Meningkat Saat Ekonomi Memburuk?

Suka Camilan Gurih Dan Renyah? Ini Pilihan Untuk Temani Aktivitas Sehari-hari