Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Viral Video SMP Di Gorontalo Goyang Di Masjid (Foto: Liputan6.com)
Dream - Siswi sekolah menengah pertama (SMP) di Kabupaten Gorontalo memancing kehebohan di jagat sosial media. Video aksinya berjoget di dalam masjid viral diantara warga Gorontalo.
Dalam video itu, si siswi berjoget dengan iringan musik house remix.
Video semakin menyita perhatian karena unggahan akun Facebook Portal Gorontalo sekitar pukul 23.00 WITA, Rabu, 4 September 2019.
Kepala sekolah, tempat si siswi belajar, Ibrahim Nteya membenarkan sosok gadis cantik itu adalah siswa didiknya. Video berdurasi 15 detik tersebut, kata dia, dibuat saat sedang jam istirahat.
" Benar, siswa berinisial S adalah siswa kami, dia telah mengakui membuat video tersebut di dalam masjid pada jam istirahat," kata Ibrahim, kepada Liputan6.com, Kamis, 5 September 2019.
Ibrahim mengatakan, S awalnya mengirim video tersebut ke salah seorang temannya. Tapi, video tersebut disebar ke orang lain.
" Siswi tersebut sudah diberikan pembinaan dengan menghadirkan kedua orangtua, dan juga mengingatkan agar tidak mengulangi perbuatan itu yang sama,” katanya.
Pihak sekolah juga akan menelusuri siapa yang menyebar video joget erotis di masjid tersebut. Mereka akan mencari tahu kembali dan memberikan efek jera kepada pelaku awal penyebar video itu.
" Hal itu masih akan kami rapatkan dulu dengan pihak sekolah, komite, dan pihak yayasan," kata Ibrahim.
Kepala Dinas Pendidikan Ramlah Habibie menyesalkan perbuatan siswi tersebut. Kejadian ini, katanya, perlu menjadi pelajaran bersama antara pihak sekolah dan orangtua agar lebih ketat dalam mengawasi anak.
" Sudah dilakukan pembinaan kepada yang bersangkutan. Tapi perlu dicatat pengawasan ketat wali kelas dan kepala sekolah harus lebih maksimal lagi, terlebih orang tua," kata Ramlah.
Sumber: Liputan6.com/Arfandi Ibrahim
Dream - Kriminal tak kenal tempat dan waktu. Dimana ada kesempatan, tanpa malu apalagi merasa berdosa, mereka akan langsung beroperasi dan main libas.
Termasuk di Tanah Suci Mekah dan Madinah yang saat ini mulai banyak kedatangan jemaah haji. Kota Mekkah, Madinah, dan Jeddah memang semakin sesak oleh jamaah yang datang membeludak dari berbagai negara.
Dan seorang penipu memanfaatkan kepolosan para jemaaah haji. Aksi penipuan di Tanah Suci memang bukan hal baru.
Untuk antisipasi calon jemaah yang akan berangkat Haji, seorang pria asal Malaysia menceritakan pengalamanya saat bertemu dengan seroang penipu atau yang dikenal dengan Scammer.
Begini ceritanya:
" Saya keluar dari hotel sedikit terlambat untuk sholat Jum'at, ruang sholat di dalam sudah penuh. Jadi, saya hanya salat di alun-alun Masjid Nabawi.
Setelah selesai menjalani sholat Jum'at dan membaca Quran, saya pun bangkit untuk kembali ke pondok. Namun tiba-tiba saya disambut oleh pria berjanggut yang mengenakan jubah putih.
Seraya tersenyum dia memeluk saya dan bertanya:
" Malizi?"
" Naam," jawabku.
Cerita-cerita sedihnya pun mengalir di telinga saya. Sesaat bahkan saya berfikir, apakah dia malaikat utusan Tuhan di tempat dan hari yang mulia ini?"
" Namun fikiran itu terhenti saat pria itu mulai memengang-megang kantung jubah saya.
Rupanya Ia ingin mengambil uang di kantong saya dengan mengalihkan perhatian lewat cerita-cerita sedihnya.
Saya yang sudah mengetahui niat jahat pria itu kemudian berteriak dan mendorongnya. " Kenapa kamu" .
Saat melihat saya marah Pria itu pun pergi begitu saja dan mencoba untuk mencari korban baru.
Saya perhatikan dari jauh, pria itu kembali menghampiri orang Melayu atau yang terlihat serumpun dengan saya.
Saya rasa Ia tahu jika orang Melayu baik hati. Jika ia melakukannya kepada orang Arab mungkin akan dimaki.
Sesudah saya, pria tadi mendekati Jemaah Indonesia.

Lelaki itu juga dipeluk dan disambut dengan senyuman hangat sama seperti saya tadi."
Saya masih memerhatikannya dari jauh, Mulanya jemaah Indonesia mengeluarkan uang 1 Riyal.
Tak lama Jamaah mengeluarkan lagi 5 Riyal. Selepas itu Scammer ini terus mengambil semua uang di tanggah Jemaah itu tanpa rasa bersalah dan pergi begitu saja.
Jemaah itu semacam terhipnotis dan terpukau hingga rela memberikan semua uangnya untuk pria berjubah tadi.
Mungkin apa yang Jemaah itu rasa bahwa dirinya telah membantu orang soleh atau sheikh.
Bayangkan kalau pria berjubah itu berhasil mengumpulkan 10 mangsa setiap harinya. Berapa banyak uang yang bisa Ia dapat.
Padahal tak semua Jemaah haji yang datang memiliki banyak uang atau orang kaya. Banyak yang menabung hingga bertahun-tahun demi bisa tunaikan fardhu haji."
(Sah, The Vocket)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya