Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Hendak Operasi Angkat Rahim, Wanita Ini Malah Temukan Kedua Ginjalnya Dicuri
Dream - Praktik ilegal di rumah sakit masih menjadi momok bagi sejumlah pasien. Praktik ini sulit untuk diidentifikasi karena beberapa dari mereka merencanakan skenario dengan rapi.
Baru-baru ini, tindakan praktik ilegal di salah satu rumah sakit membuat heboh publik. Seorang wanita dilaporkan kehilangan kedua ginjal saat operasi pengangkatan rahim.
Wanita bernama Sunita Devi itu pergi ke klinik swasta di Bariyarpur, India, untuk menjalani operasi pengangkatan rahim pada September lalu.
Setelah operasi selesai, kondisi wanita berusia 38 tahun itu malah memburuk. Devi kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Sri Krishna Medical College and Hospital (SKMCH) di Muzaffarpur.
Dokter memeriksa wanita tersebut dan mengatakan bahwa kedua ginjalnya telah dicuri dan dia memerlukan dialisis untuk bertahan hidup.
“ Dokter di SKMCH merujuk Sunita ke Indira Gandhi Institute of Medical Sciences, Patna untuk perawatan. Dia dikirim kembali ke rumah sakit ini setelah perawatan di sana. Karena Sunita tidak memiliki ginjal, jika dia tidak melakukan dialisis bahkan untuk satu hari saja, maka dia bisa mati,” kata pengawas SKMCH, Dr BS Jha, dilansir dari Oddity Central.
Keluarga Devi kemudian melayangkan pengaduan terhadap pemilik Klinik Subhakant, Pawan Kumar dan Dr RK Singh. Polisi memulai penyelidikan pada bulan September.
Hasil penyelidikan mengatakan bahwa klinik itu tidak terdaftar dan kualifikasi dokternya palsu. Kedua tersangka dikatakan sedang dalam pelarian sejak kejadian tersebut, namun menurut Hindustan Times, salah satunya sudah ditangkap.
Kini, ibu tiga anak itu masih dalam kondisi kritis, mengandalkan bantuan rumah sakit untuk bertahan hidup.
Devi telah mendaftarkan diri untuk menerima transplantasi ginjal, meskipun daftar tunggnya panjang dan lama.
Devi juga mengimbau Pemerintah India untuk membuat para dokter curang itu membayar apa yang mereka lakukan padanya.
“ Saya menghimbau kepada pemerintah untuk segera menangkap dokter tertuduh yang mengangkat kedua ginjal saya. Ginjalnya harus diberikan kepada saya untuk transplantasi agar saya bisa bertahan hidup,” katanya.
Laporan : Erdyandra Tri Sandiva
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya