Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Hewan Purba (Foto: Michael Plewka Via Dailystar.co.uk)
Dream – Makhluk mirip cacing purba telah berhasil dihidupkan kembali setelah 24 ribu tahun terperangkap dalam lapisan es Arktik. Ilmuwan Rusia menemukan Rotifera bdelloid di inti tanah beku yang diekstraksi dari lapisan es Siberia menggunakan rig pengeboran.
Stas Malavin, seorang peneliti di Soil Cryology Laboratory di Pushchino Scientific Center for Biological Research di Rusia, menyatakan, " Laporan kami adalah bukti tersulit bahwa hewan multiseluler dapat bertahan selama puluhan ribu tahun dalam kriptobiosis yaitu situasi yang dapat menghentikan metabolisme.”
Rotifera berukuran mikroskopis dan biasanya hidup di lingkungan berair serta memiliki kemampuan luar biasa untuk bertahan hidup.

Penelitian sebelumnya yang dilakukan oleh kelompok lain menunjukkan mahkluk ini bisa bertahan hingga 10 tahun ketika dibekukan.
Namun dalam penelitian terbaru yang diterbitkan dalam jurnal Current Biology, makhluk yang mereka temukan dari lapisan es berusia sekitar 24 ribu tahun. Setelah Rotifera dicairkan, makhluk itu dapat bereproduksi kembali.
Para peneliti menemukan makhluk itu dapat menahan pembentukan kristal es saat mereka perlahan membeku.
Meskipun tidak semua Rotifera selamat dari proses pembekuan, penelitian menunjukkan makhluk tersebut memiliki beberapa mekanisme yang dapat melindungi sel dan organ mereka dari bahaya pada suhu yang sangat rendah.
Tapi ini bukan pertama kalinya makhluk purba dibangkitkan dari habitat yang membeku secara permanen.
Batang lumut Antartika berhasil ditumbuhkan kembali dari sampel berusia 1000 tahun yang telah tertutup es selama sekitar 400 tahun.
Bunga campion hidup diregenerasi dari jaringan biji, kemungkinan disimpan oleh tupai Arktik, yang telah diawetkan dalam lapisan es berusia 32 ribu tahun.
Cacing yang disebut nematoda dihidupkan kembali dari lapisan es dari dua tempat di timur laut Siberia, dalam sedimen yang berusia lebih dari 30 ribu tahun.
(Sumber: dailystar.co.uk)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya