Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

HS Pria Pengancam Jokowi Menikah di Rutan, Istri Langsung Pulang Usai Ijab Kabul

Reporter : Muhammad Ilman Nafi'an
Selasa, 9 Juli 2019 12:20
HS Pria Pengancam Jokowi Menikah di Rutan, Istri Langsung Pulang Usai Ijab Kabul
Polisi tak menghalangi prosesi pernikahan.

Dream - Pria yang sempat viral karena pernyataannya mengancam akan memenggal Presiden Joko Widodo (Jokowi), HS menjalani pernikahan di rumah tahanan Polda Metro Jaya, 3 Juli 2019.

" Kita mendoakan HS ke depan bisa menjadi keluarga sakinah, mawadah, warohmah," ujar kuasa hukum HS, Sugiyarto saat dikonfirmasi, Selasa, 9 Juli 2019.

Sugiyarto mengatakan, HS menikah sekitar pukul 16.00 WIB. Pernikahan dihadiri keluarga mempelai pria, keluarga wanita dan kuasa hukum serta penghulu.

" Yang datang selebihnya dari teman-teman dari direktorat tahanan Polda Metro," ucap dia.

HS dan istirnya hanya diberi waktu bertemu saat ijab kabul. Meski demikian, pernikahan itu tetap berlangsung lancar.

" Setelah menikah langsung ganti baju tahanan, istrinya langsung kita ajak pulang," kata dia.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, polisi tidak akan menghalangi para tersangka yang ingin melangsungkan pernikahan meski sedang menjalani masa hukuman.

" Kami berikan fasilitas untuk tersangka yang mau menikah," kata Argo.

1 dari 7 halaman

Perekam Video Pengancam Jokowi Dibekuk, Ini Barang Buktinya

Dream - Aparat kepolisian menangkap wanita perekam video pengancan Presiden Joko Widodo (Jokowi) berisinial IY. Ia ditangkap di kawasan Bekasi, Jawa Barat.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, dalam penangkapan itu polisi turut menyita sejumlah barang bukti.

" Ada beberapa barang bukti yang diamankan, salah satunya kacamata hitam," ujar Argo, Rabu 15 April 2019.

Selain itu, polisi juga turut menyita satu unit iPhone 5s, masker hitam, kerudung berwarna biru, cincin, baju warna putih dan tas berwarna kuning.

Argo menjelaskan, barang bukti yang disita merupakan barang yang dikenakan IY ketika merekam video ancaman dan kemudian menjadi viral.

" Yang bersangkutan mengakui dia yang ada di video tersebut," ucap dia.

Sebelumnya, polisi menangkap HS. Lelaki paruh baya itu tampil sebagai sosok yang mengancam akan memenggal kepala Presiden Jokowi.

Ancaman itu HS lontarkan ketika berdemo di depan kantor Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) beberapa hari lalu. (ism)

2 dari 7 halaman

Polisi Tangkap Wanita Perekam Video Penggal Presiden Jokowi

Dream - Jajaran Penyidik Polda Metro Jaya mengamankan IY, perempuan yang diduga merekam HS, pria yang mengeluarkan ancaman pembunuhan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi). 

Penangkapan ini dibenarkan Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono. Dia menyebut, lokasi penangkapan berada di Bekasi.

" Ya, di Bekasi," kata Argo, kepada Merdeka.com, Rabu, 15 Mei 2019.

 Meski demikian Argo enggan menjelaskan kronologi dan jumlah pelaku yang diamankan.

Sebelumnya, polisi telah menangkap lelaki yang melontarkan ujaran ancaman pemenggalan kepala Jokowi. Lelaki berinisial AS itu diamankan di rumah kerabatnya, di Parung, Jawa Barat.

3 dari 7 halaman

Dua Wanita dalam Video Ancam Jokowi Diminta Serahkan Diri

Dream - Polda Metro Jaya meminta dua perempuan yang muncul dalam video ancaman `penggal kepala Jokowi` untuk menyerahkan diri.

" Diharapkan dua orang wanita yang ada di video viral pengancaman pembunuhan `penggal kepala presiden` agar menyerahkan diri. Wujudkan masyarakat yang taat hukum," tulis akun twitter resmi Sub Direktorat Kejahatan dengan Kekerasan (Jatanras) Direktorat Reserse Kriminal Umum , Polda Metro Jaya. 

Dalam rekaman yang diunggah. Satu perempuan diduga merekam dan mempublikasikan video itu. Sementara itu, satu orang lain berorasi dengan simbol jari untuk mendukung paslon capres dan cawapres tertentu 2019.

Saat ini, pelaku pengancam pemenggalan kepala Jokowi, HS, telah diamankan polisi. HS diamankan di kediaman kerabatnya di Parung, Bogor, Jawa Barat.

4 dari 7 halaman

Sempat Salah

Satu orang perempuan sempat diduga menjadi perekam dan penyebar video itu. Perempuan itu bernama Agnes Kusumahandari.

PNS asal Sukabumi dikait-kaitkan dengan video ancaman ke Jokowi. Tetapi, Polres Sukabumi Kota, memastikan guru SDN Citamiang 1, itu tak terlibat.

" Ibu Agnes pada Jumat, tersebut mengajar di Sukabumi disertai dengan berbagai bukti bahwa dirinya tidak berada di Jakarta pada saat itu," kata Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Susatyo Purnomo Condro, dilaporkan Liputan6.com.

Selain sedang mengajar, polisi menemukan bukti lain, yaitu struk pembayaran di minimarket dan penarikan ATM di Kota Sukabumi sekitar pukul 15.00 WIB.

Agnes pro aktif dengan datang ke Mapolres Sukabumi Kota untuk membantah keterlibatannya di video ancaman ke Jokowi.

5 dari 7 halaman

Komentar Kocak Gibran Unggah Foto Penangkapan Tersangka Pengancam Jokowi

Dream - Putra sulung Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka bereaksi tak terduga saat menanggapi foto penangkapan pria yang mengancam akan memenggal kepala ayahnya.

Hal tersebut tampak pada cuitan Gibran saat me-retweet dan mengomentari postingan foto di akun @PakarLogika.

" Alhamdulillah, yang mau penggal kepala Jokowi akhirnya terciduk juga.. Bravo @DivHumas_Polri" Tulis akun @PakarLogika seraya membagikan foto penangkapan tersangka.

Melalui akun @Chilli_Pari pada Minggu, 12 Mei 2019, Gibran terlihat me-retweet cuitan tersebut.

Namun alih-alih menaggapinya dengan kesal, Gibran malah terlihat sangat santai.

6 dari 7 halaman

AC-nya Lucu

Bahkan cuitannya hanya membahas tentang penampakan wallpaper lucu AC yang berada ruang tamu tersangka.

" Itu AC nya diapain ya? Lucu juga" Tulis Gibran di akun twitternya.

Cuitan Gibran sontak mendapat banyak reaksi kocak warganet:

" Tertawa yg terselubung wkwkwk mantul,"  komentar pemilik akun @At_Yud.

Reaksi Gibran yang terkadang tak bisa ditebak juga menjadi perhatian dari netizen.

" Ini knp sih mas gibran suka gak ketebak lucunya....sehat2 terus mas sekeluraga amiin yarabbalalamiin" tulis akun @Uahdiatun.

7 dari 7 halaman

Tersangka Dibekuk

Seperti dikabarkan sebelumnya, pria yang mengeluarkan ancaman akan memenggal kepala Presiden Joko Widodo saat demo di depan gedung Bawaslu akhirnya ditangkap polisi pada Minggu pagi, 12 Mei 2019.

Pria berinisial HS itu diciduk di rumah orang tuanya di Perumahan Metro, Parung, Kabupaten Bogor, sekitar pukul 08.00 WIB.

Dari pengakuannya, pria itu berumur 25 tahun itu emosi saat mengikuti demonstrasi di depan kantor Bawaslu, sehingga melontarkan ancaman kepada Presiden Joko Widodo.

" Kalau kemarin video itu, jelas menurut saya, di situ emang saya emosional, saya mengakui salah," kata HS, dikutip dari Merdeka.com, Senin 13 Mei 2019.

Karena itulah HS dibekuk oleh polisi, anggota Jatanras Polda Metro Jaya.

Beri Komentar