Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ketua Umum ICMI Jimly Asshiddiqie (icmi.or.id)
Dream – Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) mendorong masyarakat untuk mempelajari Islam secara rasional. Saat ini, menurut ICMI, banyak masyarakat yang memahami agama secara emosional semata.
Oleh karena itulah ICMI menginisiasi program Circle of the Quran and Science agar masyarakat bisa mempelajari Islam secara rasional.
" Program Circle of the Quran and Science akan digelar di kampus dan masjid-masjid kampus sebagai penangkal paham radikal dan mendorong kemajuan ilmiah," kata Ketua Umum ICMI, Jimly Asshiddiqie, di Jakarta, Selasa 3 Januari 2017.
Selain itu, ICMI juga akan menggelar forum kerukunan umat beragama bertajuk World Summit on Abrahamic Religion: Jewish, Christian, Islam. Forum ini untuk menguatkan kembali toleransi dan solidaritas antarumat beragama yang kini terkoyak oleh pemilihan kepala daerah (pilkada).
Padahal, kata Jimly, fakta di lapangan etnisitas dan religiusitas tak berpengaruh pada sosok pemimpin daerah. Dia mencontohkan kondisi tersebut pada pilkada di Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara.
Menurut dia, kepala daerah terpilih di Kabupaten Kepulauan Sula, yang non-Muslim berhasil mendapat suara dari 99 warga Muslim Pontianak. " Etnisitas itu tidak ada masalah. Persoalannya hanya ada orang enggak suka saja," ucap dia.
Untuk itu, dia berharap masyarakat tidak terpecah-belah karena perbedaan pilihan politik. " Ini hanya sebatas memilih pimpinan. Ini urusan sepele. Nah, pemimpin yang terpilih jangan antipati kepada rakyat," ucap dia.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya