Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Kebakaran di Kantor Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Jakarta pada Minggu, 18 Juli 2021 malam akhirnya berhasil dipadamkan petugas Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Provinsi (Gulkarmat) DKI Jakarta setelah tiga jam berjuang.
Terbakarnya Gedung BPOM diketahui berawal dari laporan warga yang diterima petugas Dinas Gulkarmat pada Minggu malam, pukul 21.30 WIB. Saat terjadi kebakaran, di Kantor BPOM sedang ada perbaikan panel di Gedung Lorong F Timur dan F Barat.
Laporan itu ditindaklanjuti Gulkarmat DKI Jakarta dengan mengirim sebanyak 17 unit mobil pemadam, berikut pendukungnya seperti 8 pompa dan 9 pendukung. Petugas Dinas Gulkarmat DKI Jakarta tiba di lokasi pada pukul 21.35 WIB dengan mengerahkan 75 personel untuk memadamkan api.
Pada Minggu malam pukul pukul 23.00 WIB, sudah mulai proses pendinginan, dan pemadaman dinyatakan selesai pada Senin pukul 00.42 WIB atau sudah berstatus hijau.
Kepala Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Pusat Asril Rizal mengatakan, kebakaran tersebut terjadi di lantai 1 salah satu gedung dengan luasan 200 meter persegi.
" Kerugian ditaksir Rp600 juta dengan luas area 8x25 meter atau 200 meter persegi," kata Asril saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin 19 Juli 2021.
Asril menjelaskan bahwa kebakaran diduga terjadi akibat korsleting listrik.
" Ketika menaikkan MCB, timbul ledakan. Petugas keamanan BPOM ingin melakukan pemadaman karena asap yang ditimbulkan pekat. Petugas kewalahan melakukan pemadaman," kata Asril.
Hingga hari ini, pihak kepolisian tengah mendalami kebakaran yang terjadi di Kantor Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Johar Baru, Jakarta Pusat. Lima saksi pun diperiksa petugas.
" Semalam sudah kita police line, ada kita periksa saksi lima orang," tutur Kapolsek Johar Baru Kompol Edison dikutip dari merdeka.com, Senin 19 Juli 2021.
Menurut Edison, para saksi merupakan pekerja yang sedang melakukan pengerjaan panel listrik di Kantor BPOM. Penyidik masih meneliti keterangan mereka.
" Masih kita kembangkan dulu, masih kita periksa," jelasnya.
Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mengatakan, kebakaran melanda salah satu ruangan kantornya di Jalan Percetakan Negara, Johar Baru, Jakarta Pusat.
" Kerusakan terjadi di 1 ruangan dan tidak mengganggu fungsi pelayanan di Badan POM," tulis BPOM dalam website resminya, Senin 19 Juli 2021.
Pihak BPOM juga menyatakan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Selain itu penyebab kebakaran masih didalami oleh pihak Kepolisian.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya