Dream - Seorang jemaah haji Indonesia asal Aceh Utara atas nama Siti Nurhayati, 68 tahun, meninggal di Madinah. Berdasarkan sertifikat kematian yang dikeluarkan Tim Kesehatan Haji Indonesia (TKHI), Siti meninggal akibat nyeri perut akut.
Siti tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) BTJ 02. Dia meninggal usai menjalani perawatan di Rumah Sakit Arab Saudi pada Sabtu, 13 Agustus 2016 pukul 01.00 waktu setempat.
Kepala Seksi Kesehatan Daerah Kerja Madinah dr Tjetjep Ali Akbar mengatakan Siti mengalami sakit kolik atau nyeri perut akut. Menurut dia, Siti sempat menjalani pemeriksaan oleh TKHI, tetapi harus dirujuk ke rumah sakit.
" Meninggalnya disebabkan sakit kolik atau nyeri perut akut, awalnya diperiksa di sini. Nah, (TKHI) ini enggak bisa, harus dirujuk," ujar Tjetjep, dikutip dari kemenag.go.id, Senin, 15 Agustus 2016.
Berdasarkan data TKHI, sejauh ini terdapat tujuh jemaah haji yang harus dirujuk ke Rumah Sakit King Fahd Arab Saudi. Tiga orang jemaah masih menjalani perawatan, tiga lainnya sudah dinyatakan keluar, dan satu orang meninggal atas nama Siti Nurhayati.
Sebelumnya, seorang jemaah asal Kloter SUB 07 bernama Senen bin Donomejo meninggal di Masjid Nabawi pada Jumat pekan lalu pukul 19.00 waktu setempat. Dengan begitu, sudah ada dua jemaah haji Indonesia meninggal di Tanah Suci.
Advertisement
Mikroplastik Masuk Tubuh Ibu Hamil dan Plasenta Janin di Makassar

5 Persen Bisa Mengubah Wajah Senayan, Siapa Bertahan?

Siti Hasmah Wafat di Usia 100 Tahun, 70 Tahun Temani Mahathir

Festival Musik Lebih Ramah Lingkungan, Intip Cara Seru Coachella dan Glastonbury

Safari Politik Jokowi: Dari Solo ke PSI


Dari Svarnadwipa, Andalas, Samudera, hingga Sumatera, Banyak Nama untuk Satu Pulau

12 Tanda Awal Gangguan Pendengaran yang Sering Diabaikan dan Kerap Tak Disadari

Dikenal Penggemar Ular, Ilmuwan Namai Spesies Baru dari Papua Nugini dengan Nama Slash Guns N’ Roses



Kanker Prostat Sering Tak Bergejala, Bagaimana Cara Mendeteksinya Sejak Dini?

Manusia Sudah Ada di Bumi Sejak Kapan? Jawabannya Bisa 315 Ribu hingga 7 Juta Tahun