Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Presiden Joko Widodo
Dream - Jokowi menyoroti penambahan kasus Covid-19 di Jawa Timur yang sangat tinggi, bahkan terbanyak di Indonesia. Dia meminta penambahan kasus di Jatim bisa ditekan dalam waktu dua pekan.
" Saya minta dalam waktu dua minggu ini pengendaliannya betul-betul kita lakukan bersama-sama dan terintegrasi dari semua unit organisasi yang kita miliki di sini," ujar Jokowi, dikutip dari Liputan6.com.
Presiden bernama lengkap Joko Widodo itu mengingatkan pemerintah maupun masyarakat Jatim untuk berhati-hati. Mengingat Jatim saat ini mencatatkan kasus baru terbanyak.
" Hati-hati, (penambahan kasus) ini terbanyak di Indonesia. Tetapi juga yang menumbuhkan optimisme kita angka kesembuhannya (pasien corona di Jawa Timur) juga berada pada posisi yang lumayan yaitu 31 persen," kata dia.
Data per Rabu, 24 Juni 2020, menunjukkan kasus positif di Jatim bertambah sebanyak 183 pasien. Sehingga total kasusnya mencapai 10.298 pasien.
Menurut Jokowi, penanganan Covid-19 di Jatim dalam dua pekan ke depan dijalankan secara terintegrasi. Dia meminta seluruh kepada daerah dan gugus tugas berperan bersama.
" Baik itu di gugus tugas, baik itu di provinsi, baik itu di kota dan di kabupaten, seterusnya sampai ke rumah sakit kampung, desa semuanya ikut bersama-sama melakukan manajemen krisis. Sehingga betul-betul kita bisa mengatasinya dan menurunkan angka positif tadi," kata dia.
Jokowi juga akan memantau perkembangan data penyebaran Covid-19 di Jatim. Dia berharap pengendalian dapat dijalankan dengan baik dalam dua pekan ke depan.
" Kita harapkan dalam 2 minggu ini betul-betul ada penurunan yang signifikan baik R0 baik RT semuanya kita harapkan bisa turun," ucap Jokowi.
Tak hanya itu, Jokowi juga menyoroti tingginya jumlah masyarakat yang tidak menggunakan masker. Dia pun meminta agar segera dikirim masker yang mencukupi untuk Jawa Timur.
" Tadi yang disampaikan gubernur, 70 persen tidak menggunakan masker. Itu angka yang gede. Tolong Pak Menkes atau BNPB segera kirim masker ke Surabaya atau Jatim," kata dia.
Sumber: Liputan6.com/Dian Kurniawan
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya