Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kapal Layar Arka Kinari Tiba Di Banda Neira (Istimewa)
Dream - Kapal layar Arka Kinari tiba di Banda Neira, Kecamatan Banda, Kabupaten Maluku Tengah, Maluku, usai berlayar setahun lamanya dari Rotterdam, Belanda. Kapal ini membawa misi integrasi dan alam serta penelusuran jalur rempah.
Sayangnya, kapal milik Warga Indonesia dan Spanyol ini belum bisa merapat ke Teluk Banda Neira karena pandemi Covid-19. Kapal harus lego jangkar di kawasan Lava Flow, Pulau Gunung Api Kepulauan Banda.
Seluruh awak kapal berjumlah delapan orang dari berbagai negara ini menjalani rapid tes. Semuanya dinyatakan non reaktif sehingga kapal dibolehkan sandar di Banda Naira.
Sabtu kemarin, 19 September 2020, warga Banda Naira menggelar prosesi adat menyambut kedatangan kapal layar Arka Kinari. Prosesi penyambutan dilakukan dengan kora-kora adat dan cakalele Kampung Fiat, Negeri Kampung Baru dari pintu masuk Teluk Banda Naira.
Pemilik kapal, Grey Filastine asal Spanyol dan Nova Ruth asal Indonesia langsung naik kora-kora adat dan berdayung bersama warga hingga ke darat. Kapal Layar Arka Kinari kemudian lego jangkar di Pantai Banda Naira.
Begitu tiba di darat, pemilik dan kapten Kapal Arka Kinari, Ben Blankenship dengan awaknya disambut tarian adat cakalele Kampung Fiat.

" Saya tidak bisa berkata-kata atas penyambutan warga Banda kepada kami, indah sekali. Dan kami merasa sangat dihargai kedatangannya. Sebuah pengalaman berharga, entah kapan bisa terulang lagi. Terima kasih telah menyiapkan sebuah penyambutan yang begitu indah," kata Nova Ruth, didampingi suaminya Grey Filastine.
Pasangan suami istri beda negara ini adalah musisi internasional yang setahun terakhir melakukan perjalanan keliling dunia dengan kapal layar mereka untuk pentas seni dan budaya. Pelayaran Arka Kinari ini adalah sebuah misi budaya dan program penelusuran jalur rempah yang didukung Ditjen Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI.
Kapal layar Arka Kinari dibuat pada 1947 dengan panjang 18 meter. Kapal ini kemudian dibeli oleh pasangan Grey dan Nova di Rotterdam dan memberi nama kapal layar ini, Arka Kinari. Arka adalah kapal, sedangkan Kinari dalam mitologi Hindu yang berarti bertahan hidup.
" Arka Kinari artinya kami bertahan hidup dalam kapal," ujar Nova.

Kapal Arka Kinari bertolak dari Rotterdam pada 23 Agustus 2019. Kapal ini menempuh perjalanan panjang lebih dari setahun hingga akhirnya tiba di Banda Naira, titik nol jalur rempah dunia.
Selama berlayar, kapal ini di sejumlah pulau lintas negara dan benua.
Di setiap pulau yang disinggahi, Grey dan Nova bersama awak Arka Kinari melakukan pementasan seni dan budaya, bersosialisasi dengan warga, menyampaikan pesan untuk menjaga bumi dan laut, tidak membuang sampah di laut.
" Misi pelayaran dari Belanda adalah membagi ilmu tentang seni dan budaya, serta menjaga alam. Maka itu dalam program jalur rempah ini untuk mengedukasi Indonesia pentingnya pertukaran seni dan budaya itu," kata Nova.

Nova mengakui pelayaran ini panjang dan memakan waktu lama karena harus melintasi Benua Eropa, Amerika dan Asia. Bahkan mereka harus tertahan di Guam, sebuah negara dalam teritori Amerika Serikat sekitar empat puluh hari untuk mengindari badai serta adanya masalah administrasi keimigrasian.
" Lebih dari satu tahun kita berlayar untuk sampai di sini (Banda Naira) titik nol jalur rempah. Ada jalur pendek, tapi penuh resiko karena harus lintasi wilayah bajak laut dan Samudera Hindia yang penuh badai. Karena itu pelayaran ini lama, demi Kepulauan Banda kami harus melakukan itu," ungkap Nova.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya