Belajar dari SBY, Begini Cara Ubah Janji Kampanye Menjadi Program Nyata Pemerintahan
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Ambulan Dan Polisi Usai Peristiwa Ledakan Di Manchester Arena, Manchester (Sumber: New York Times)
Sampai saat ini belum ada informasi mengenai data WNI yang jadi korban.
Dream - Kementerian Luar Negeri terus mengikuti perkembangan insiden ledakan bom di Manchester Arena, Manchester, Inggris. Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di London terus berkoordinasi dengan otoritas setempat untuk memastikan keamanan Warga Negara Indonesia (WNI) di sana.
"KBRI London terus mengikuti perkembangan dan berkoordinasi dengan otoritas keamanan setempat," kata Juru Bicara Kemenlu, Armanatha Natsir, saat dihubungi Dream melalui pesan WhatsApp, Selasa 23 Mei 2017.
Natsir mengaku, hingga saat ini Kemenlu belum mendapat informasi adanya WNI yang menjadi korban ledakan bom di sekitar area konser penyanyi Ariana Grande tersebut.
Sementara itu, melalui keterangan tertulisnya, Kepala Polisi Wilayah Manchester, Ian Hopkins, mengatakan, sebanyak 19 orang meninggal dunia dan 50 lainnya terluka, akibat insiden ini.
"Korban terluka dirawat di enam rumah sakit di sekitar Manchester," tulis Ian dalam keterangan tertulisnya.
When the bang went off Manchester pic.twitter.com/id5Sp1LUQn - @Zach_bruce
— Shawn McKenzie (@SMcK17)May 22, 2017
Ian mengatakan, saat ini polisi sedang bekerja sama dengan jaringan polisi anti-terorisme dan intelijen Inggris. Dia juga meminta masyarakat memberi informasi dan mendukung penelusuran polisi.
Selain itu, Ian juga mengimbau masyarakat agar waspada dan melaporkan hal yang mencurigakan disekitar mereka ke Pusat Informasi Anti-Terorisme.