Jumat, 23 Oktober 2026 Cari

Keluarga Muslim Berfoto Bersama Anjing Saat Lebaran, Ternyata

Reporter : Sandy Mahaputra
Rabu, 5 Juli 2017 09:02
Keluarga Muslim Berfoto Bersama Anjing Saat Lebaran, Ternyata
Setelah dibully, keluarga itu akhirnya beri penjelasan. Ini cerita sebenarnya!

Dream - Beberapa hari lalu viral di media sosial sebuah keluarga Muslim di Malaysia berfoto bersama seekor anjing. Foto itu diambil saat mereka merayakan Idul Fitri.

Seketika, foto itu mendapat berbagai reaksi dari warganet. Ada yang berkomentar dengan nada kecaman, tak kurang juga yang mengungkapkan dukungan. Karena riuh di media sosial, akhirnya keluarga bersangkutan memberikan penjelasan.

Syed Azmi melalui halaman Facebooknya berbagi kisah nyata foto keluarga ini. Syed Azmi menanyakan sendiri kepada salah seorang dari mereka yang tampil di foto itu.

"Foto ini viral di media sosial beberapa hari yang lalu. Saya ingin pastikan keluarga itu baik-baik saja setelah muncul komentar negatif. Alhamdulillah, saya berhasil menghubungi salah seorang anggota keluarga dan berbicara dengannya.

Berikut adalah keterangan keluarga itu kepada saya:

1 dari 3 halaman

Ada Beberapa Hal yang Anda Harus Tahu

Ada Beberapa Hal yang Anda Harus Tahu © Dream

"Kami baik-baik saja. Itu adalah foto lama. Kami sudah biasa dengan komentar negatif dari orang-orang jadi kami abaikan mereka.

"Terima kasih banyak atas keprihatinan Anda. Foto itu diambil karena ayah saya memiliki rottweiler sebagai anjing peliharaan di rumah. Tapi saya takut anjing. Jadi Anda cukup membantu saya mengatasi ketakutan saya.

"Kami berterima kasih sebab Anda menanyakan keadaan kami. Kami baik-baik saja. Abaikan apa yang orang katakan dan terus lakukan apa yang ingin kami buat."

Saya kemudian bertanya tentang foto dan meminta izin untuk berbagi. Berikut adalah kisah mereka dan saya merasa senang untuk berbagi. Semoga Allah melindungi mereka.

"Halo, Assalammualaikum Syed Azmi, keluarga saya berterima kasih karena Anda menghormati privasi kami dengan meminta izin terlebih dulu sebelum berbagi foto keluarga kami merayakan Idul Fitri.

"Mereka bilang OK, tapi ada beberapa hal yang Anda harus tahu. Foto keluarga ini diambil pada hari Raya Idul Fitri tahun 2014. Ia viral di hari kedua setelah adik perempuan saya menampilkannya di Instagramnya. Jadi kali pertama ia viral, warganet mulai mengecam kami. Tapi kami tak hiraukan mereka dan tidak lama setelah itu, isu itu makin tenang.

2 dari 3 halaman

Kenapa Awalnya Kami Memilih Diam

Kenapa Awalnya Kami Memilih Diam © Dream

"Saya rasa setiap tahun ada orang yang bagikan foto ini tapi tidak sebesar seperti kali pertama, tapi tahun ini lebih heboh dibandingkan tahun sebelumnya.

"Seperti yang saya sebutkan tadi, kami memiliki rottweiler untuk tujuan menjaga rumah. Orang tua saya tinggal sendirian. Kami semua tidak tinggal bersama mereka. Ayah saya sebelumnya pasang alarm perimeter dan CCTV namun pencurian masih terjadi.

"Rekaman CCTV yang ditunjukkan kepada polisi tidak membantu. Jadi ayah saya memutuskan untuk memelihara rottweiler, dan pencurian tak lagi terjadi. Jadi kami ada alasan sendiri memelihara rottweiler.

"Orang akan berkata apa saja yang mereka ingin dan kami merasa susah untuk meyakinkan mereka. Tapi tak mengapa, karena kami percaya Allah tahu. Sebab itulah kami hanya diam dan mengabaikan segalanya, tak ada gunanya mencoba meyakinkan orang.

"Rottweiler, yang dalam foto itu bernama Dino, sebenarnya tak bersama kami lagi. Dia adalah anjing yang baik. Kini kami pelihara rottweiler baru di rumah bernama David dan kami sayang dia seperti Dino.

"Almarhum kakek saya adalah seorang Cina Muslim. Dia memiliki anjing ketika saya masih sangat kecil. Tapi, ketika anjing itu mati, dia sudah tak memelihara anjing lain. Jadi kami semua tidak biasa memiliki anjing kecuali ayah saya.

3 dari 3 halaman

Jangan Terburu-buru Menghakimi

Jangan Terburu-buru Menghakimi © Dream

"Kami semua pecinta kucing. Jadi ketika saya tahu mengenai acara IWTTAD, saya membawa anak-anak saya bersama sehingga mereka tidak jadi seperti saya dan kami dapat banyak masukan selama acara tersebut. Sekarang, saya selalu beri makan anjing-anjing liar dan tidak takut kepada mereka seperti sebelumnya.

"Saya rasa itu saja, terima kasih sekali lagi karena mencoba untuk menghubungi kami. Mungkin tidak semua orang bisa menerima tentang hal ini. Bagi saya, itu sesuatu yang indah.

"Terima kasih karena memberi saya kesempatan berbagi cerita ini. Semoga Allah memberkati Anda semua."

Jadi, jangan terburu-buru menghukum seseorang sebelum mendengarkan penjelasan dari mereka. Ada sebabnya kenapa mereka memelihara anjing.

(Sumber: Ohbulan.com)

Beri Komentar