Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Kesedihan Wagub DKI Dengar Azan dan Tangis di Pemakaman Pasien Covid-19

Reporter : Ahmad Baiquni
Rabu, 7 Juli 2021 10:01
Kesedihan Wagub DKI Dengar Azan dan Tangis di Pemakaman Pasien Covid-19
Kematian di DKI Jakarta dari hari ke hari semakin banyak.

Dream - Provinsi DKI Jakarta tengah sangat bersedih. Setiap hari, kasus kematian terus bertambah, membuat suasana menjadi semakin kelu.

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria merasakan betul suasana tersebut. Kesedihan terasa ketika dia meninjau pemakaman di Taman Pemakaman Umum (TPU) Khusus Covid-19 Rorotan, Jakarta Utara.

" Kami melihat sekitar tujuh ambulans berjejer mengantar jenazah, ada petugas yang menulis nama-nama saudara kita di kayu nisan, terdengar suara azan, tangisan dan wajah-wajah berbalut kesedihan," ujar Riza di akun Instagramnya, @arizapatria.

Riza mengaku suasana TPU Rorotan membawa pikirannya pada kesedihan keluarga yang ditinggalkan. Dia bisa merasakan kesedihan itu.

" Saya pernah kehilangan anggota keluarga juga, saya merasakan kesedihan yang Ibu Bapak rasakan," kata dia.

 

1 dari 3 halaman

Pemakaman dengan Protokol COvid-19 Naik 10x Lipat

Dalam dua hari, kata Riza, sudah ada 803 warga DKI Jakarta yang dimakamkan dengan protokol Covid-19. Sedangkan data pemakaman Covid-19 Jakarta periode 1 Mei-3 Juli 2021 mengalami peningkatan 10 kali lipat dibandingkan awal Mei 2021.

" Duka mendalam kita semua. Semoga warga yang meninggal dunia mendapatkan tempat paling mulia di sisi Tuhan YME, dan para keluarga diberikan kesabaran," kata dia.

Riza pun menyampaikan terima kasih kepada para petugas pemakaman yang telah bekerja keras sejauh ini. " Mereka semua pahlawan kita, berkeringat deras siang dan malam karena meningkatnya jumlah pemakaman. Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un," kata dia.

Selanjutnya, Riza menyatakan Pemprov DKI Jakarta terus meningkatkan upaya 3T, juga fasilitas kesehatan, tenaga kesehatan serta petugas lapangan. Termasuk pula meningkatkan tempat isolasi mandiri juga lahan pemakaman.

 

2 dari 3 halaman

Dorong Masyarakat Terus Disiplin

Meski begitu, dia mengingatkan sehebat apapun peningkatan tidak akan ada gunanya jika tidak ada peningkatan kedisiplinan masyarakat. Bahkan Corona bisa menghilangkan lebih banyak nyawa maupun pekerjaan.

" Untuk perusahaan non-esensial agar memberlakukan bekerja dari rumah atau work from home 100 persen," kata dia.

Lebih lanjut, Riza kembali mengingatkan masyarakat ubntuk benar-benar di rumah. Menjaga kondisi kesehatan tubuh dengan rutin berjemur, konsumsi makanan bergizi, minum air putih, rajin ibadah, dan tetap bahagia.

" Banyak jualan tetangga dan produk UMKM yang bisa kita pesan dari rumah, jalankan 5M dan beli produk UMKM," kata dia.

3 dari 3 halaman

Beri Komentar