Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan
Dream - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, dibuat jengkel saat menggelar inspeksi mendadak ke sejumlah perkantoran yang masih memberlakukan pegawainya bekerja dari kantor (Work From Office/WFO). Kejengkelan Anies semakin menjadi begitu dia menemukan seorang karyawan yang sedang hamil masih menjalani WFO.
Momen itu diunggah pada menu Instagram Story di akun @aniesbaswedan. Anies sempat melakukan sidak di dua perusahaan yang berada di menara Sahid Sudirman Center.
Dia terlihat memarahi seorang pria yang diduga sebagai petinggi perusahaan tersebut.
" Jangan seperti begini. Apalagi ada ibu hamil masuk," ujar Anies.
Anies menyatakan ibu hamil sangat berisiko. Jika sampai tertular Covid-19, ibu hamil akan kesulitan melahirkan.
" Pagi ini saya terima satu ibu hamil meninggal. Kenapa? Melahirkan, Covid," kata dia.

Anies juga menyinggung kondisi pandemi yang terjadi di Jakarta. Setiap hari, banyak orang meninggal karena Covid-19.
" Semua buntung, Pak, nggak ada yang untung," kata dia.
Sebelumnya, Anies juga menginspeksi perusahaan lain yang berlokasi di gedung yang sama. Perusahaan tersebut juga masih menerapkan WFO di tengah penerapan PPKM Darurat.
Dia sempat berbicara dengan salah satu karyawan perusahaan tersebut. Kemudian, dia menanyakan keberadaan manager HRD.
Anies kemudian terlihat memarahi manager HRD perusahaan itu. Dia pun dengan lantang menyebut perusahaan tersebut tidak bertanggung jawab.
" Perusahaan ibu tidak bertanggung jawab," kata dia.
Anies juga menegaskan pandemi bukan soal untung rugi ekonomi. Lebih dari itu, soal nyawa yang harus diselamatkan.
" Ini soal nyawa. Kita ini mau nyelametin nyawa orang dan orang-orang seperti Ibu ini yang egois. Ini pekerja-pekerja ikut aja," kata dia.

Dia pun meminta wanita tersebut menutup kantornya. Seluruh karyawan diharuskan pulang.
" Sekarang tutup kantornya dan langsung nanti akan diproses. Katakan pada semua, pulang, taati aturan," kata Anies.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya